Skripsi
Perubahan morfologi dasar sungai way laala akibat pola sebaran sedimen / Cinthia Aisyah Saraswati
Abstrak
Sungai Way Laala merupakan sungai yang mengalir pada DAS Laala dengan luas 24 174 km2 dan panjang aliran sungai 3 269km dan bermuara pada Laut Banda. Sungai tersebut difungsikan sebagai suplai kebutuhan air domestik irigasi PLTA pelayaran di sungai industri dan juga wisata. Namun Sungai Way Laala juga menjadi sumber bencana alam berupa banjir bagi pemukiman disekitarnya yang disebabkan oleh agkutan material dari hulu hingga hilir sungai atau sedimentasi yang terjadi dalam kurun waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi komposisi sedimen yang diwakili dari pengambilan 5 sample pada 5 STA berbeda dan analisis terhadap perubahan morfologi dasar Sungai Way Laala yang disebabkan oleh pola sebaran sedimen yang tidak menentu analisis sedimentasi dilakukan dengan beberapa periode ulang secara berkala yaitu 2 tahun 5 tahun 10 tahun 25 tahun 50 tahun dan 10 tahun sehingga dapat diketahui tingkat sedimentasi yang terjadi pada tahun-tahun tersebut dan juga mengetahui pengendalian debit banjir sehingga didapatkan solusi sebagai saran penanganan sedimentasi untuk kedepannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif. Dengan melakukan permodelan menggunakan software HEC-RAS 5.0.7. Objek pada penelitian ini yaitu sedimen pada sepanjang aliran Sungai Way Laala. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa komposisi sedimen pada Sungai Way Laala memenuhi karakteristik sedimen tipe Bad Load dengan rata-rata persentase dari 5 sample sedimen ialah kerikil sejumlah 69 47% pasir 29 25% butiran halus (lanau-lempung) sebesar 1 26% Pola sebaran yang berbeda pada setiap STA pada bagian hulu sebagian besar mengalami degradasi pada bagian tengah mengalami Agradasi dan pada bagian hilir mengalami degradasi. Didapatkan hasil perubahan morfologi pada setiap periode ulang yaitu mengalami agradasi dan juga degradasi dengan nilai berbeda. Kalibrasi dilakukan dengan perbandingan kondisi eksisting dan juga kondisi prediksi sedimentasi Sungai Way Laala dan hasil kalibrasi didapatkan bahwa analisis sedimentasi pada periode ulang 25 tahun paling mendekati kondisi eksisting.