Skripsi
Pemanfaatan museum panji sebagai sumber belajar sejarah siswa kelas X di SMA Diponegoro Tumpang / Jihan Alifia
Abstrak
Museum Panji merupakan museum swasta yang menyimpan koleksi benda-benda bersejarah kesenian dan budaya panji. Mulai dari masa kerajaan Hindu Buddha koleksi wayang topeng karya sastra dan koleki benda sejarah pada masa Malang tempo dulu. Museum ini sudah banyak dimanfaatkan sebagai sumber belajar dengan tujuan karya wisata edukasi bagi pelajar. Berkaitan dengan hal tersebut maka sangat diperlukan pembahasan mengenai pemanfaatan potensi Museum Panji sebagai sumber belajar sejarah bagi wisatawan pelajar. Koleksi benda-benda Museum Panji relevan dengan materi sejarah yang diajarkan pada kelas X IPS SMA Diponegoro Tumpang melalui koleksi benda bersejarah di Museum Panji siswa akan lebih mudah memahami dan mendapat pengalama baru pada materi bukti-bukti adanya perkembangan Hindu-Buddha pada masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang berdirinya Museum Panji Koleksi Museum Panji sebagai sumber belajar dan Pemanfatan Museum Panji sebagai sumber belajar sejarah kelas X IPS SMA Diponegoro Tumpang. Jenis penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah pengelola Museum Guru Sejarah dan siswa SMA Diponegoro. Tenik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dokumentasi dan wawancara. Tahap penelitian dimulai dari tahap persiapan pelaksanaan dan penilaian. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama sejarah dan potensi Museum Panji sebagai sumber belajar koleksi yang ada Museum Panji beraneka ragam yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah untuk wisatawan pelajar. Museum Panji dapat menjadi alternatif sumber belajar sejarah melalui kunjungan ke museum yang dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menghargai warisan budaya bangsa. Kedua Adanya relevansi koleksi benda-benda museum dengan materi sejarah kelas X SMA Diponegoro Tumpang. Kegiatan karya wisata tersebut menggunakan pendekatan pembelajaran student centered learning. Dalam pemanfaatan museum panji sebagai sumber belajar sejarah mampu memberikan inovasi pada guru dan pengalaman belajar baru pada siswa dalam kegiatan pembelajaran dan meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran sejarah.