Skripsi
Pengembangan suplemen bahan ajar geografi materi lingkungan hidup bermuatan tradisi Kamrat sebagai kearifan lokal Pulau Kangean Sumenep / Ahmad Mashafi
Abstrak
Pengembangan suplemen bahan ajar geografi bermuatan tradisi Kamrat dilakukan berdasarkan analisis kurikulum analisis kebutuhan siswa dan guru serta kelemahan bahan ajar sebelumnya. Suplemen tersebut dikembangkan untuk menambah kuantitas bahan ajar dalam pembelajaran yang menarik minat motivasi belajar siswa dan di kolabolasirakan dengan salah satu tradisi di lokasi penelitian. Berdasarkan perumusan tujuan dan beberapa analisis kebutuhan alainnya yang telah dilakukan materi lingkungan hidup merupakan fokus utama yang akan dibahas secara lebih rinci dan menarik. Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan produk suplemen bahan ajar materi lingkungan hidup bermuatan tradisi Kamrat sebagai kearifan lokal pulau Kangean. Suplemen bahan ajar tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat motivasi belajar dan pemahaman siswa mengenai materi. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model penelitian ADDIE dengan prosedur penelitian yaitu perumusan tujuan mendesain suplemen bahan ajar memproduksi suplemen bahan ajar memvalidasi suplemen bahan ajar melakukan uji coba dan evaluasi. Validasi dilakukan oleh dua (2) ahli yaitu ahli materi dan ahli bahasa berupa saran dan rekomendasi produk. Uji coba produk dilakukan kepada 37 siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Arjasa Kangean Sumenep. Analisis data yang digunakan yaitu analisis Kualitatif Deskriptif. Berdasarkan tinjauan hasil saran dan rekomendasi dari para ahli secara umum bahan ajar yang telah dikembangkan dapat diujicobakan dalam proses pembelajaran di sekolah. Sebelum dilakukan uji coba suplemen bahan ajar perlu dievaluasi pada desain ketepatan materi dan penggunaan bahasa. Hasil uji coba produk berdasarkan kelayakannya yaitu nilai rata-rata 82.00 layak untuk digunakan dengan nilai pada setiap aspeknya yaitu kemenarikan 81.42 minat dan motivasi 81.42 kesesuaian materi 84 12 serta pemahaman siswa terhadap materi 82 09. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan bahan ajar yang sejenis pada fokus materi yang berbeda.