Skripsi
Pengembangan media pembelajaran interaktif materi peristiwa Kebangsaan masa penjajahan dengan aplikasi articulate storyline bagi Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar / Dwi Aprilia Sari
Abstrak
RINGKASAN Sari Dwi Aprilia. 2021. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Materi Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan Dengan Aplikasi Articulate Storyline Bagi Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Prodi S1-Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Putri Mahanani S.Pd M.Pd (2) Drs. Imam Nawawi M.Si. Kata Kunci media pembelajaran articulate storyline peristiwa kebangsaan masa penjajahan Penelitian dan pengembangan media pembelajaran interaktif dengan aplikasi articulate storyline dilaksanakan di SDN Karangsari 2 Kota Blitar. Sekolah tersebut dipilih karena penggunaan media pembelajaran pada sekolah tersebut belum maksimal terutama pada siswa kelas 5 ketika belajar muatan IPS yang cakupannya luas. Berdasarkan hasil angket analisis kebutuhan untuk guru dan hasil wawancara dengan guru kelas 5 SDN Karangsari diperoleh informasi bahwa guru tidak pernah menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi karena keterbatasan pemahaman dalam membuat media pembelajaran berbasis teknologi serta keterbatasan waktu guru untuk menyiapkan media pembelajaran. Tujuan penelitian dan pengembangan yang dilakukan adalah menghasilkan media pembelajaran interaktif materi peristiwa kebangsaan masa penjajahan dengan aplikasi articulate storyline yang valid menurut ahli materi ahli media dan pengguna serta menarik bagi siswa. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangaan R amp D dengan menggunakan model penelitian ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 sekolah dasar. Kevalidan produk diperoleh berdasarkan hasil validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 90% hasil validasi ahli media sebesar 95 8% dan hasil validasi pengguna sebesar 100%. Penilaian media menurut validator ahli materi ahli media dan pengguna masuk dalam rentang 85 01% - 100 00%. Dapat disimpulkan bahwa produk berupa media pembelajaran interaktif dengan articulate storyline dinyatakan sangat valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran. Pada uji coba skala kecil hasil angket respon siswa memperoleh persentase sebesar 94%. Sedangkan hasil angket respon siswa pada uji coba skala besar memperoleh persentase sebesar 95%. Berdasarkan hasil perolehan pada uji coba produk pada uji coba skala kecil dan uji coba produk pada skala besar media pembelajaran interaktif masuk dalam kategori sangat menarik menurut siswa dan dapat digunakan dalam pembelajaran. Produk berupa media pembelajaran interaktif layak digunakan dalam pembelajaran. Produk yang dihasilkan memiliki kelebihan dari produk yang telah dikembangkan sebelumnya yaitu lebih interaktif karena pada media disajikan rangsangan pertanyaan sesuai dengan materi yang sedang dipelajari. Disediakan kotak jawaban yang harus diisi oleh siswa apabila kotak tersebut belum diisi maka siswa tidak dapat melanjutkan menggunakan media. Kelebihan lainnya adalah terdapat sertifikat hasil belajar. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah dapat mengembangkan produk pada materi yang lainnya dan perlu membuat media pembelajaran dengan aplikasi articulate storyline yang dapat dijalankan online.