Skripsi
Study tentang manajemen peralatan dan bahan praktik di bengkel engine pada program keahlian teknik kendaraan ringan smk pgri singosari / DENI ARDIYANTO
Abstrak
ABSTRAK Ardiyanto Deni. 2016. Study tentang Manajemen Peralatan dan Bahan Praktik di Bengkel Engine pada program keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK PGRI Singosari. Skripsi jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Paryono S.T. M.T (2) Drs. Ir. Eko Edi Poerwanto S.E. M.Pd. M.M. Kata Kunci manajemen alat dan bahan praktik bengkel engine SMK PGRI Singosari Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Manajemen Peralatan Dan Bahan Praktik di Bengkel Engine Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK PGRI Singosari. Manajemen ini terutama yang berkaitan dengan perencanaan inventarisasi manajemen penyimpanan penggunaan dan proses pemeliharaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Tempat penelitian dilakukan di bengkel engine SMK PGRI Singosari. Subjek penelitian ini adalah wakasek sarana dan prasarana guru dan ketua program TKR SMK PGRI Singosari. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara observasi dan studi dokumen. Data yang diperoleh dilapangan dianalisis secara kualitatif. Sedangkan keabsahan pemeriksaan data menggunakan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen alat dan bahan praktik di bengkel engine SMK PGRI Singosari telah terlaksana fungsi-fungsi manajemen yang terdiri dari tindakan perencanaan (planning) pengorganisasian (organizing) pelaksanaan (actuating) serta pengawasan (controlling). (1) proses perencanaan dimulai dari proses reinventarisasi dan verifikasi alat oleh petugas MR serta penentuan kebutuhan alat oleh guru berdasarkan RPP kemudian dibahas dalam rapat jurusan dengan menentukan skala prioritas yang dilanjutkan dengan rapat sekolah setelah itu diproses dalam RKAS dan bisa dilaksanakan pengadaan. (2) Kegiatan inventarisasi di SMK PGRI Singosari diawali dengan pencatatan alat masuk sampai pada pendistribusian alat. Data inventaris yang ada di SMK PGRI Singosari dipegang oleh WKS Sarpras untuk di bengkel engine ada daftar inventaris alat yang ada di bengkel saja yang ditempel bersama dengan denah bengkel dengan jadwal penggunaan bengkel. (3) penyimpanan alat dan bahan praktik memiliki tempat penyimpanan satu area dengan bengkel yang dikelola langsung oleh guru praktik yang dibantu oleh petugas MR karena tidak ada toolman. Tetapi yang bertanggung jawab secara langsung terhadap ruang penyimpanan adalah koordinator bengkel yang membantu kepala program untuk pelaporan kondisi alat dan bahan praktik. (4) Untuk distribusi alat yang ada di ruang penyimpanan menggunakan daftar alat yang dibuat guru bersama siswa dan dengan surat peminjaman dengan lampiran daftar alat untuk peminjaman keluar. Sedangkan untuk alat yang ada di bengkel engine siswa bisa mengambil langsung atas instruksi guru pengampu. (5) Pemeliharaan alat praktik dilakukan dengan adanya program Maintenance and Repair (MR) yang diajukan oleh kepala program setiap tahun. Program MR yang diajukan berisi jadwal pemeliharaan yang akan dilakukan oleh jurusan. Dari hasil observasi didapatkan kelayakan alat praktik di bengkel engine Peralatan Utama mendapat poin 2.4 ( gt 2) yang berarti layak dan mendekati sangat layak Peralatan Pendukung mendapat poin 2.5 ( gt 2 dan mendekati 3) yang berarti sangat layak Peralatan Tambahan mendapat poin 2.23( gt 2) yang berarti layak.