Tesis
Implementasi link and match laboratorium fiber optic pada kompetensi keahlian teknik komputer jaringan sekolah menengah kejuruan dengan industri (studi multi kasus di smk dwija bhakti 1 Jombang dan SMKN 11 Malang) / Nurul Laili Sa\'adah
Abstrak
Kebutuhan tersebut dapat disediakan melalui jaringan fiber optic karena dinilai menjadi inovasi yang cukup signifikan dalam mendorong kecepatan broadband. Jika dibandingkan dengan menggunakan kabel konvensional penggunaan serat optic atau fiber optic dinilai dapat menghemat data serta dapat mentransmisikan data lebih cepat. Terutama dengan hadirnya laboratorium fiber optic tentunya menjadi hal yang urgent dalam mempersiapkan sumber daya manusia melalui penguasaan teknologi fiber optic melalui kerjasama sekolah dengan industri fiber optic. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah multi kasus dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan triangulasi sumber untuk mengecek data yang telah diperoleh dari tiga sumber yang memiliki peran penting dalam pengadaan laboratorium fiber optic yaitu wakil kepala bidang humas kepala jurusan teknik komputer dan jaringan dan guru pendamping laboratorium serta triangulasi teknik digunakan untuk mengecek data kepada sumber yang sama namun dengan teknik yang berbeda yaitu observasi dan wawancara serta diperkuat dengan dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan link and match laboratorium fiber optic pada komli TKJ SMK dengan industri fiber optic adalah dengan melakukan MoU serta menyiapkan pendanaan. Kemudian mewajibkan guru mengikuti pelatihan dan uji sertifikasi. Setelah itu sekolah menyiapkan ruangan laboratorium sesuai dengan standar. Pada pelaksanaan terdapat prosess pengadaan laboratorium yaitu dengan melakukan studi banding terlebih dahulu ke sekolah lain kemudian pihak industri mendatangkan peralatan serta melakukan branding setelah itu peralatan dipasang disambungkan melakukan mock-up dan dilakukan pengetesan. Kemudian proses pelatihan dan uji sertifikasi dilakukan dari pihak industri yang melibatkan guru dan siswa. Faktor pendukung yaitu berupa semangat serta motivasi dari pihak sekolah dan industri. Kendalanya yaitu perizinan dari orangtua yang menjadi faktor penghambat. Dampak dari implementasi link and match laboratorium fiber optic dengan industri fiber optic yaitu semakin meningkatnya daya tarik sebesar 30% dari siswa baru pada tahun sebelumnya dan keterserapan lulusan di industri PT Telkom dan PT Goesar Optic serta industri telekomunikasi lainnya.