Skripsi
Pengembangan trainer kendali kecepatan bldc berbasis mikrokontroler pada mata kuliah workshop kendali mesin listrik program studi d3 teknik elektro jurusan teknik elektro universitas negeri malang / Yoga Prasetya
Abstrak
Pengendalian motor listrik merupakan bahasan materi pada matakuliah Workshop Kendali Mesin Listrik yang diajarkan pada mahasiswa D3 Teknik Elektro. Pada proses pembelajaran motor listrik diajarkan beberapa jenis motor modern salah satunya adalah motor brushless DC. Tetapi pada kenyataanya berdasarkan angket dan wawancara kepada dosen pengampu matakuliah workshop kendali mesin listrik tidak keseluruhan kompetensi mengenai motor modern dapat dikuasai oleh mahasiswa. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya perangkat pembelajaran seperti trainer praktikum khususnya mengenai motor brushless DC. Maka dari itu diperlukan sebuah trainer yang membahas mengenai motor brushless DC. Tujuan dari penelitian pengembangan ini yaitu (1) merancang trainer kendali kecepatan motor brushless DC (2) membuat trainer kendali kecepatan motor brushless DC (3) menguji trainer kendali kecepatan motor brushless DC. Metode pengembangan yang diterapkan dalam penelitian pengembangaan ini adalah metode pengembangan Researh and Development (RnD) dengan model pengembangan Sugiyono. Tahapan penelitian adalah sebagai berikut (1) Potensi Masalah (2) Pengumpulan data (3) desain produk (4) validasi desain (5) revisi desain (6) pembuatan produk (7) uji coba produk 1 (8) revisi produk (9) uji coba pemakaian 11) revisi produk 2 (11) produksi masal. Pengambilan data validasi dan uji coba produk dalam penelitian ini menggunakan angket dan pengerjaan jobsheet yang terdiri dari beberapa responden yaitu para ahli dan mahasiswa atau pengguna. Para ahli dibagi menjadi 3 yaitu ahli 1 ahli 2 dan ahli 3 untuk menilai validasi produk 10 mahasiswa D3 Teknik Elektro 2018 sebagai kelompok kecil dan 30 mahasiswa D3 Teknik Elektro 2019 sebagai kelompok besar sebagai reponden uji coba produk dan pemakaian. Hasil uji coba produk kepada para ahli dan mahasiswa didapatkan nilai sebagai berikut (1) ahli 1 menyatakan produk layak dan valid dengan persentase 98 2% (2) ahli 2 menyatakan produk layak dan valid dengan persentase 97 3% (3) ahli 3 menyatakan produk layak dan valid dengan persentase 94 6% (4) Uji coba produk kepada mahasiswa dinyatakan valid dengan presentase 95 31% untuk kelompok kecil dan 94 27% untuk kelompok besar. (5) Uji coba pemakaian menunjukan hasil yang layak dengan nilai 83% dari kelompok kecil dan 82% dari kelompok besar. Dengan demikian produk yang dikembangkan memiliki kriteria valid dan layak untuk dipergunakan dalam pembelajaran praktikum. Saran yang dianjurkan yaitu trainer kendali kecepatan dapat dikembangkan lagi sesuai dengan revolusi indutri 4.0 yaitu mengitegrasikan dengan IoT dalam pengendaliannya.