Skripsi
Perbandingan keaktifan dan hasil belajar siswa mata pelajaran pemrograman dasar karena penerapan model pembelajaran pjbl dengan metode drill dibandingkan dengan model pembelajaran cooperative learning dengan metode think pair share pada siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Kepanjen / Moh. Dafid
Abstrak
Permrograman Dasar adalah salah satu mata pelajaran yang sampai saat ini masih dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dan membosankan bagi sebagian besar siswa. Hal ini tentunya membuat siswa merasa malas dan tidak bergairah dalam mengikuti proses pembelajaran. Ditambah lagi dengan penerapana model pembelajaran Project Based Learning yang tidak maksimal oleh guru serta tidak mampu melibatkan siswa untuk berinteraksi secara langsung dalam proses pembelajaran mengakibatkan siswa semakin pasif dalam mengikuti proses belajar mengajar. Penerapan model serta metode pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kompetensi yang diajarkan mampu mempengaruhi nilai hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PjBL dengan metode Drill dan model Cooperative Learning dengan metode Think Pair Share terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa kelas X TKJ di SMK Negeri 1 Kepanjen pada mata pelajaran Pemrograman Dasar. Quasi-Eksperimental dengan pretest-posttest control group design digunakan sebagai model dalam penelitian ini dimana peneliti akan melakukan pengukuran sebelum dan sesudah pada kedua kelas sempel yaitu kelas X-TKJ-1 sebagai kelas percobaan A dan kelas X-TKJ-2 sebagai kelas percobaan B. Teknik penentuan sample menggunakan purposive sampling dengan pertimbangan jumlah siswa hampir sama nilai KKM UAS yang tidak jauh berbeda serta keduanya dipegang satu guru pengampuh yang sama serta saran dari Kaprog Bidang Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Rerata keaktifan yang diperoleh siswa kelas eksperimen A sebesar 86 11 dan siswa kelas eksperimen B sebesar 89 12. Sementara rerata hasil belajar ranah pengetahuan yang di capai kelas eksperimen A sebesar 77 60 sedangkan untuk kelas eksperimen B memperoleh nilai sebesar 81 53. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan yakni (1) terdapat perbedaan keaktifan belajar yang signifikan pada siswa yang menggunakan model pembelajaran Project Based Learnig dengan metode Drill dan siswa yang menggunakan model Cooperative Learning dengan metode Think Pair Share. (2) terdapat perbedaan hasil belajar ranah pengetahuan yang signifikan pada siswa yang menggunakan model pembelajaran Project Based Learnig dengan metode Drill dan siswa yang menggunakan model Cooperative Learning dengan metode Think Pair Share. (3) tidak terdapat perbedaan hasil belajar ranah pengetahuan siswa yang memiliki keaktifan tinggi dan rendah antara kelas eksperimen A dan kelas eksperimen B.