Skripsi
Pengembangan EPCA (educative petty cash application) berbasis web untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa (studi pada mata pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Keuangan Kelas XII OTKP di SMK Cendika Bangsa Kepanjen, Malang) / Yashinta Ula Qomarina
Abstrak
Adanya pandemi Covid 19 membuat guru dan siswa dituntut untuk dapat beradaptasi dengan sistem pembelajaran baru yakni pembelajaran jarak jauh. Penelitian dan pengembangan ini berupa media pembelajaran praktikum Otomatisasi Tata Kelola Keuangan yang bernama EPCA (Educative Petty Cash Application) Berbasis Website untuk Jurusan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran kelas XII. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan terhadap guru mata pelajaran otomatisasi tata kelola keuangan diketahui bahwa belum adanya media praktik kas kecil yang dapat digunakan selama diberlakukannya pembelajaran jarak jauh. Selain itu nilai raport siswa pada semester ganjil memiliki rata-rata yang lebih rendah jika dibandingkan dengan mata pelajaran produktif lainnya. Pengembangan EPCA (Educative Petty Cash Application) Berbasis Website sebagai Media Pembelajaran dalam Mata Pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Keuangan bertujuan untuk (1) Mengembangkan EPCA (Educative Petty Cash Application) Berbasis Website sebagai media pembelajaran (2) Mengetahui kelayakan EPCA (Educative Petty Cash Application) Berbasis Website melalui validasi ahli materi dan ahli media (3) Mengetahui kemandirian dan hasil belajar siswa dalam penggunaan media pembelajaran EPCA. Metode yang digunakan yaitu R amp D oleh Sugiyono telah dimodifikasi (1) Potensi dan masalah (2) Pengumpulan data (3) Desain produk (4) Validasi desain (5) Revisi desain (6) Uji coba terbatas (7) Revisi produk dan (8) Uji coba lapangan. Validasi ahli materi dilakukan oleh guru mata pelajaran Otomatisasi tata kelola keuangan Ibu Hesti Damayanti S.Pd. M.Pd. validasi ahli media dilakukan oleh Bapak Buyung Adi Dharma S.AP. M.AP selaku Dosen Jurusan Manajemen Universitas Negeri Malang. Uji coba dilakukan pada kelompok kecil dan kelompok besar. Uji coba kelompok kecil dilakukan pada 6 siswa dan uji coba kelompok besar dilakukan kepada 16 siswa kelas eksperimen dan 16 siswa kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data terdiri dari 2 jenis yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Teknik analisis data hasil belajar kognitif dan psikomotorik dengan menggunakan SPSS yaitu uji independent sample t test untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif dan psikomotorik. Produk penelitian yang dikembangkan berupa aplikasi EPCA (Educative Petty Cash Application). Dari hasil validasi oleh validator ahli materi ahli media dan subjek uji coba didapatkan skor yang masuk dalam kategori sangat valid dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran kas kecil. Selanjutnya dilakukan uji coba kelompok besar yang mana diketahui bahwa kemandirian belajar siswa yang menggunakan aplikasi EPCA didapatkan skor yang masuk dalam kategori kemandirian belajar sangat tinggi. Diketahui pula nilai siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata hasil belajar kognitif dan psikomotorik siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol. EPCA (Educative Petty Cash Application) sebagai media pembelajaran kas kecil pada mata pelajaran otomatisasi tata kelola keuangan kelas XII dinyatakan layak digunakan untuk menunjang proses pembelajaran. Saran untuk pengembangan lebih lanjut diharapkan adanya pengembangan dengan penambahan metode pencatatan kas kecil yang saat ini hanya untuk metode dana tidak tetap dapat dikembangan untuk metode dana tetap agar aplikasi yang dikembangkan lebih lengkap dan dapat memberikan manfaat dalam proses pembelajaran.