Skripsi
Analisis kebijakan investasi pada UMKM Bale Luwe Kota Malang / Asrul Anas Faes Alqorni
Abstrak
UMKM Bale Luwe merupakan usaha yang bergerak di bidang makanan. Tingginya permintaan pasar membuat UMKM Bale Luwe harus melakukan investasi berupa mesin penanak nasi dan pembuatan dapur umum untuk meningkatkan kegiatan produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebijakan investasi yang dilakukan oleh UMKM Bale Luwe Kota Malang. Adapun fokus penelitian yakni mencakup makna investasi bagi UMKM Bale Luwe Cara UMKM Bale Luwe dalam pengambilan keputusan investasinya dan mekanisme pengambilan keputusan investasi yang dilakukan UMKM Bale Luwe. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Sumber data diperoleh dengan cara wawancara mendalam dengan tiga informan UMKM Bale Luwe dan dokumentasi berupa foto dan rekaman suara. Sedangkan dalam pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Penelitian ini menghasilkan 6 kesimpulan (1) makna investasi pada UMKM Bale Luwe adalah pengeluaran sejumlah uang dan pemanfaatan keuntungan yang digunakan untuk keperluan pengembangan usaha yang dimiliki dengan harapan akan memberikan pengembalian keuntungan yang lebih besar. Investasi juga berarti tabungan yang bisa dinikmati di hari tua dan juga sebagai sarana untuk menambah kekayaan. (2) UMKM Bale Luwe lebih memilih pendanaan investasi menggunakan modal internal perusahaan yaitu modal sendiri dari pemilik usaha dan keuntungan yang diperoleh dari kegiatan operasional usahanya. (3) UMKM Bale Luwe dalam melakukan investasi berupa ekspansi usaha pembukaan cabang baru lebih memilih untuk menerapkan sistem sewa daripada membeli tempat usaha. (4) UMKM Bale Luwe mempertimbangkan beberapa aspek sebelum melakukan kegiatan investasi dengan cara melakukan studi kelayakan bisnis untuk menentukan layak tidaknya proyek investasi. (5) Dalam pengambilan keputusan investasi UMKM Bale Luwe tidak hanya menggunakan metode perhitungan secara konvensional namun juga menggunakan metode insting berdasarkan pengalaman pemilik usaha sebagai faktor pendukung dalam pengambilan keputusan investasi. (6) Meskipun masih berbentuk UMKM dengan manajemen yang masih terkesan sederhana UMKM Bale Luwe sudah menerapkan teori manajemen korporasi secara tidak langsung dengan melakukan perencanaan pengambilan keputusan pelaksanaan dan pengontrolan terhadap proyek investasi.