Skripsi
Identifikasi perlakuan panas yang diterapkan pada alat-alat pertanian oleh pandai besi tradisional di Malang / Syah Dinal Arip
Abstrak
Pelakuan panas adalah suatu metode yang dipergunakan untuk merubah sifat-sifat mekanik dari suatu baja seperti misalnya kekerasan kekuatan atau keuletannya. Dalam membuat alat-alat pertanian pengrajin pandai besi tradisional menggunakan metode perlakuan panas. Namun cara tersebut hanya berlandaskan ajaran turun temurun oleh nenek moyang yang sangat jauh berbeda dengan metode perlakuan panas yang ada dalam kaidah metalurgi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur perlakuan panas yang diterapkan oleh pengrajin pandai besi tradisional dalam membuat alat-alat pertanian berjenis parang sabit golok dan pisau serta nilai kekerasan alat-alat pertanian tersebut setelah mendapat perlakuan. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan model one-shot case. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan baku yang digunakan oleh pandai besi ialah baja pegas daun. Sedangkan prosedur perlakuan panas yang dilakukan oleh pandai besi dalam membuat alat-alat pertanian terdapat beberapa tahap yaitu tahap pembakaran tahap penempaan dan pembentukan tahap penyepuhan serta tahap penggerindaan atau penghalusan profil. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa nilai kekerasan tertinggi diperoleh oleh alat pertanian berjenis parang sebesar 867 4 HV diposisi tajam 421 62 HV diposisi bodi dan 314 12 HV diposisi punggung.