Skripsi
Hubungan antara dukungan keluarga dan persepsi penderita HIV terhadap stigma dengan kualitas hidup penderita hiv yang tergabung dalam kelompok dukungan sebaya netral plus Malang / FENI DWI YULIANTI
Abstrak
Latar Belakang Jumlah kasus HIV secara keseluruhan adalah 327.659 kasus terhitung per 17 Januari 2019. Jawa Timur adalah provinsi dengan kasus baru tertinggi tahun 2019 dengan 3.749 kasus. Jumlah kematian karena AIDS di Jawa Timur juga merupakan yang tertinggi di Indonesia tahun 1987 sampai dengan Bulan Juni 2019 dengan 4.363 kematian (Kemenkes RI 2018 17) [2]. Jumlah kasus HIV di Kota Malang terus meningkat dari 310 kasus (2016) menjadi 508 (2018) (Dinkes Malang 2017 45) . Infeksi HIV tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik penderita namun juga mempengaruhi mental dan psikologis penderita. Hal tersebut berdampak pada kualitas hidup penderita HIV tersebut. Menurut WHO (2007) salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidp penderita HIV adalah dukungan keluarga dan persepsi penderita HIV terhadap stigma. Tujuan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan persepsi penderita HIV terhadap stigma dengan kualitas hidup penderita HIV yang tergabung dalam Kelompok Dukungan Sebaya Netral Plus Malang. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilaksanakan pada Bulan Maret - April 2020. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Instrument dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji fisher. Hasil Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 56 7% responden memiliki kualitas hidup rendah. 70% responden memiliki dukunga keluarga yang non-supportive. 80% responden memiliki persepsi terhadap stigma yang positif. Variabel persepsi penderita HIV terhadap stigma memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup penderita HIV dengan nilai rho -value 0 024 ( rho -value lt 0 05). Sedangkan variabel dukungan keluarga tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup penderita HIV dengan nilai rho -value 0 123 ( rho -value gt 0 05). Simpulan Berdasarkan hasil penelitian tersebut persepsi penderita HIV terhadap stigma berhubungan signifikan dengan kualitas hidupnya sedangkan dukungan keluarga tidak berhubungan signifikan dengan kualitas hidup penderita HIV.