Skripsi
Implementasi pembelajaran tatap muka terbatas SLBD/d1 YPAC Malang tahun ajaran 2021/2022 / Zaini Aqlima
Abstrak
Pandemi berdampak pada jutaan penyandang disabilitas atas hak pendidikan. Pembelajaran jarak jauh juga mengakibatkan minat belajar peserta didik menurun. Penyebabnya adalah jumlah ratio guru dan siswa yang tidak seimbang. Hasil observasi data guru di sekolah menunjukkan bahwa hanya terdapat 16 guru aktif yang mengajar di SLBD/D1 YPAC Malang sedangkan jenis disabilitas peserta didik beragam. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk implementasi pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di SLBD/D1 YPAC Malang tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dengan observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan 3 tahap antara lain reduksi data display data Kesimpulan. Validasi data menggunakan Triangulasi Sumber Data. Hasil dari penelitian ini terdapat 3 fase pelaksanaan pembelajaran. Pertama fase pembelajaran secara online dinilai belum optimal oleh sebab kurangnya persiapan. Kedua fase pertengahan pembelajaran dengan strategi home visit sedikit mengatasi kendala yang dialami pendidik dan peserta didik. Ketiga fase terakhir PTMT pelaksanaan diawal pembelajaran masih perlu adaptasi karena masa transisi dari kebijakan sebelumnya. Meskipun PTMT merupakan solusi menyelesaikan permasalahan yang terjadi sebelumunya. Disisi lain pelaksanaan PTMT diharapkan tetap menjaga kompetensi peserta didik. Untuk menjaga kompetensi peserta didik perlu target yang tercapai. Pelaksanaan PTMT dinilai belum mencapai target disebabkan belum siapnya pendidik peserta didik materi dan media untuk menunjang target pembelajaran.