Skripsi
Hubungan manajemen keselamatan kerja dan kecukupan sarana prasarana dengan technical skill siswa kelas X program keahlian teknik ketenagalistrikan pada mata pelajaran pekerjaan dasar elektromekanik SMK di Kota Malang / Remboko Ainun Nazar
Abstrak
Nazar Remboko Ainun. 2021. Hubungan Manajemen Keselamatan Kerja dan Kecukupan Sarana Prasarana dengan Technical Skill Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan pada Mata Pelajaran Pekerjaan Dasar Elektromekanik SMK di Kota Malang. Skripsi. Pendidikan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Kata Kunci Manajemen keselamatan kerja kecukupan sarana prasarana technical skill. Pekerjaan dasar elektromekanik adalah salah satu mata pelajaran yang wajib ditempuh siswa SMK jurusan ketenagalistrikan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi technical skill mata pelajaran pekerjaan dasar elektromekanik antara lain adalah manajemen keselamatan kerja dan kecukupan sarana prasarana. Manajemen keselamatan kerja adalah salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan khususnya dalam praktikum instalasi tenaga listrik untuk menjaga kelancaran praktikum dan meminimalisir kecelakaan kerja namun pada SMK di Kota Malang porsi pembelajaran K3 masih terbilang sedikit pada pembelajaran Pekerjaan Dasar Elektromekanik. Kecukupan sarana prasarana adalah keterlengkapan sarana dan prasarana praktikum pekerjaan dasar elektromekanik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan manajemen keselamatan kerja dengan technical skill kecukupan sarana prasarana dengan technical skill mata pelajaran pekerjaan dasar elektromekanik pada siswa ketenagalistrikan SMK di Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional. Variabel pada penelitian ini yaitu manajemen keselamatan kerja (X1) dan kecukupan sarana prasarana (X2) sebagai variabel bebas sedangkan technical skill (Y) merupakan variabel terikat. Populasi pada penelitian ini adalah siswa sebanyak 110 siswa sehingga sampel yang digunakan untuk penelitian adalah 92 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi menggunakan software SPSS. Hasil penelitian ini adalah (1) variabel X1 berkategori tinggi variabel X2 berkategori tinggi dan variabel Y berkategori tinggi (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X1 dengan Y dengan nilai Psig 0 031 lebih kecil daripada Pstandar 0 05 (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X2 dan Y dengan nilai Psig 0 025 lebih kecil daripada Pstandar 0 05 (4) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X1 dan X2 terhadap Y dengan nilai signifikansi F 0 004 lebih kecil dari 0 05.