Skripsi
Strategi pemasaran agen travel dalam menarik minat konsumen selama masa pandemi covid-19 menggunakan analisis swot dan metode qspm (studi kasus pada astro travel Malang) / Frisma Tiara Florenza
Abstrak
Pandemi covid-19 melumpuhkan berbagai sektor bisnis dan salah satunya adalah bisnis travel. Hal ini dibuktikan dengan besarnya penurunan volume konsumen selama pandemi covid-19. Disamping itu persaingan bisnis travel makin lama makin tinggi karena jumlah agen travel juga terus menunjukkan peningkatan sehingga pemegang bisnis travel dituntut untuk memiliki strategi dalam menarik minat konsumen. Oleh karenanya penelitian ini memiliki tujuan guna merancang strategi terbaik yang akhirnya bisa meningkatkan volume konsumen melalui identifikasi faktor-faktor eksternal dan internal suatu perusahaan. Objek yang digunakan yakni Astro Travel Malang. Metode yang digunakan yaitu matriks EFE (External Factor Evaluation) matriks IFE (Internal Factor Evaluation) matriks CPM (Competitive Profile Matrix) matriks IE (Internal External) matriks SWOT (Strengths Weaknesses Opportunities Threats) dan matriks QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Cara pengumpulan data dilaksanakan dengan penyebaran kuesioner dan wawancara. Penyebaran kuesioner menggunakan google form yang akan dibagikan melalui media Whatsapp dengan respondennya adalah seluruh karyawan dan pemilik Astro Travel. Jenis kuesioner yang digunakan merupakan kuesioner tertutup dan teknik sampel yang digunakan merupakan sampel keseluruhan (sampling jenuh). Jumlah data yang didapatkan yaitu sebanyak 22 responden dengan jumlah butir pernyataan pada kuesioner sebanyak 50 butir. Pelaksanaan wawancara dilakukan dengan bertemu langsung dengan pemilik Astro Travel dengan jenis wawancara yaitu semi-terstruktur. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil dari matriks EFE sebesar 2 958 dan matriks IFE sebesar 3 392. Hasil dari matriks CPM Astro Travel mendapat skor 3 258 Dieng Travel mendapat skor 3 458 dan Surya Travel mendapat skor 2 857. Artinya Astro Travel memiliki tingkat persaingan yang cukup kuat karena walaupun skornya tinggi Dieng Travel namun selisihnya kecil dan Astro Travel mendapat skor lebih tinggi dari Surya Travel. Hasil dari matriks IE menunjukkan jika perusahaan terdapat di sel IV yang disebut sebagai strategi tumbuh dan membangun. Pada matriks SWOT dihasilkan 8 alternatif strategi yang bisa dipilih Astro Travel. Dan berdasarkan hasil matriks QSPM strategi yang paling diprioritaskan yakni meningkatkan variasi strategi promosi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dengan skor sebesar 5 521.