Skripsi
Pengembangan media History Guide System berbasis Ispring materi perjuangan Jendral Soedirman untuk Media Pembelajaran Siswa Kelas XII-IIS SMAN 1 Trenggalek / Muhammad Yussrihadi Sanjaya
Abstrak
Sanjaya Yussrihadi Muhammad. 2021. Pengembangan Media History Guide System Berbasis Ispring Materi Perjuangan Jendral Soedirman Untuk Meningkatkan Sikap Nasionalisme SMAN 1 Trenggalek. Skripsi. Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ari Sapto M.Hum. (2) Arif Subekti S.Pd M.A. Kata kunci media history guide system berbasis ispring dan sikap nasionalisme. Pemanfaatan teknologi digital melalui sebuah smartphone merupakan terobosan baru dalam proses pembelajaran. Pengembangan yang dilakukan peneliti dengan membuat media diakses menggunakan smartphone. tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian dan pengembangan ini ialah menghasilkan media history guide system berbasis Ispring materi perjuangan jendral Soedirman untuk meningkatkan sikap nasionalisme siswa SMA 1 Trenggalek. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (RnD). Penelitian dan pengembangan ini akan menggunakan model pengembangan media instruksional. Analisis data yang digunakan dalam pengembangan bahan ajar media pembelajaran sejarah HIDE-TEM ini menggunakan teknik analisis kuantitatif data uji validasi ahli dan data uji praktisi. Berdasarkan hasil penelitian beberapa validator sehingga mendapatkan hasil sebagai berikut. Yang pertama berdasarkan hasil validasi ahli materi diperoleh nilai kevalidan mencapai 65% dan masuk dalam kriteria valid dan layak digunakan untuk pembelajaran selanjutnya hasil validasi ahli media diperoleh nilai kevalidan mencapai 98% dan masuk dalam kriteria valid dan layak digunakan untuk pembelajaran hasil validasi secara keseluruhan diperoleh nilai kevalidan mencapai 81 5% dan masuk dalam kriteria valid dan layak digunakan untuk pembelajaran dan tanggapan praktisi diperoleh nilai 95 00% dan dinyatakan layak dan diterima sebagai media pembelajaran. Penilaian dan revisi produk tersebut didapatkan dari ahli materi ahli media dan tanggapan praktisi. Setelah melalui tahapan tersebut di atas didapatkan produk media pembelajaran dengan beberapa revisi dan telah diperbaiki. Revisi tersebut antara lain berkaitan dengan estetika keterangan bahasa dan materi. Berdasarkan hasil validasi oleh beberapa ahli dan praktisi terhadap media pembelajaran maka dapat disimpulkan bahwa bahan ajar dinyatakan valid. Saran pengembangan lebih lanjut perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji keefektifan media pembelajaran sehingga bahan ajar yang disusun dapat digunakan secara maksimal dalam pembelajaran dengan memperhatikan kelas fasilitas dan karakteristik siswa.