Skripsi
Pengembangan media pembelajaran multimedia interaktif materi keragaman suku bangsa dan agama di indonesia pada siswa kelas iv MI Islamiyah Tempursari / Erika Dwi Yunita
Abstrak
Media pembelajaran merupakan alat bantu sebagai perantara dalam proses kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di MI Islamiyah Tempursari kabupaten Lumajang ditemukan bahwa guru belum sepenuhnya menggunakan media pembelajaran untuk menunjang kegiatan pembelajaran online yang dilakukan. Hal ini berdampak apabila tidak diberikan solusi. Tujuan penelitian yang dilakukan yaitu menghasilkan produk media pembelajaran berupa multimedia interaktif materi keragaman suku bangsa dan agama di Indonesia kelas IV yang valid berdasarkan validasi ahli media ahli materi serta kepraktisan berdasarkan hasil uji coba pengguna (guru dan siswa). Penelitian ini menggunakan metode research and development (R amp D). Model yang digunakan pada penelitian dan pengembangan ini adalah model Borg and Gall. Yaitu 10 tahapan yang telah dimodifikasi menjadi 7 tahapan. Potensi dan masalah pengumpulan data desain produk validasi desain revisi produk dan uji coba pemakaian revisi produk. Desain uji coba merupakan suatu gambaran kegiatan yang dilakukan peneliti untuk mengetahui kevalidan kemenarikan serta kepraktisan media yang dikembangkan. Subjek uji coba dalam penelitian dan pengembangan media pembelajaran ini yaitu ahli media ahli materi dan pengguna produk yakni guru dan siswa kelas IV MI Islamiyah Tempursari Kabupaten Lumajang. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan analisis data berupa analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif Hasil pengembangan multimedia interaktif memuat materi keragaman suku bangsa dan agama di Indonesia pada Tema 7 Indahnya keragaman di Negeriku untuk kelas IV sekolah dasar. Multimedia interaktif yang dikembangkan memperoleh persentase penilaian oleh ahli media yaitu 100% atau dikategorikan sebagai media sangat valid persentase penilaian oleh ahli materi dengan rata-rata 89% atau dikategorikan media sangat valid. Sedangkan kepraktisan media yang dikembangkan memperoleh persentase penilaian oleh guru sebesar 96% atau dikategorikan sebagai media yang sangat praktis dan persentase penilaian yang dilakukan oleh siswa berjumlah delapan belas siswa yakni 99 62% atau dikategorikan sebagai media yang sangat praktis. Media pembelajaran multimedia interaktif yang dikembangkan dikategorikan sebagai media yang sangat valid dan sangat praktis sehingga dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran selanjutnya.