Skripsi
Pengembangan bahan ajar praktikum elektronika analog berbasis v-lab pada mahasiswa d3 teknik elektronika universitas negeri malang / DAYANE PRASELIA
Abstrak
Pada tahun ajaran 2020/2021 pada program studi D3 Teknik Elektronika menerapkan kurikulum baru yang menyebabkan berkurangnya jam pembelajaran pada mata kuliah praktikum elektronika analog dari 6 JS menjadi 5 JS. Kurikulum baru tersebut menuntut adanya pembaruan dan pengembangan bahan ajar pada mata kuliah Praktikum Elektronika Analog. Berdasarkan hasil observasi ditemukan kendala selama pembelajaran diantaranya waktu praktikum yang tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal karena kurangnya kesiapan mahasiswa mahasiswa masih awam dalam menggunakan software dan dibutuhkan spesifikasi perangkat komputer yang cukup tinggi. Selain itu di masa pandemi covid-19 membuat pembelajaran dilakukan secara online. Oleh karena itu dibutuhkan bahan ajar dan media baru yang dapat memudahkan mahasiswa untuk melakukan simulasi sehingga dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri dalam pembelajaran praktikum. Penelitian ini menggunakan model ADDIE. Model pengembangan ADDIE menurut Branch yang terdiri atas 5 tahap diantaranya (1) Analysis (2) Design (3) Developt ( 4) Implement (5) Evaluated. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan empat pilihan jawaban. Data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif di dapat sari angket dengan skala likert. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Tujuan pengembangan ini adalah (1) menyusun struktur bahan ajar Praktikum Elektronika Analog berbasis V-Lab pada mahasiswa D3 Teknik Elektronika UM (2) mengembangkan bahan ajar Praktikum Elektronika Analog berbasis V-Lab pada mahasiswa D3 Teknik Elektronika UM dan (3) menguji kelayakan bahan ajar Praktikum Elektronika Analog berbasis V-Lab pada mahasiswa D3 Teknik Elektronika UM. Hasil dari pengembangan ini yaitu bahan ajar mata kuliah Praktikum Elektronika Analog Prodi D3 Teknik Elektronika berupa jobsheet dan buku panduan Tinkercad . Hasil pengujian memperoleh nilai kelayakan 93 2% untuk jobsheet dan 94 71% untuk buku panduan. Berdasarkan semua data tersebut disimpulkan bahwa bahan ajar dikatakan sangat layak tanpa harus dilakukan revisi.