Tesis
Analisis berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah aritmetika sosial berbasis soal open-ended / Dian Putri Wulandari
Abstrak
Berpikir kreatif merupakan kemampuan yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Banyak masalah matematika tidak dapat dipecahkan secara rutin yaitu dengan langsung menerapkan rumus tetapi memerlukan cara/teknik/strategi/trik tertentu yang memerlukan kemampuan berpikir kreatif yang baik. Pemberian soal-soal open-ended kepada siswa dapat mengasah kemampuan berpikir kreatif siswa. Misalnya soal open-ended terkait aritmetika sosial yang erat hubungannya dengan kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif siswa SMP dalam memecahkan masalah aritmetika sosial berbasis soal open-ended berdasarkan level berpikir kreatif siswa. Indikator kemampuan berpikir kreatif yang digunakan adalah kelancaran (fluency) fleksibelitas (flexibility) dan kebaruan (novelty) dengan lima level yaitu level 4 (sangat kreatif) level 3 (kreatif) level 2 (cukup kreatif) level 1 (kurang keatif) dan level 0 (tidak kreatif). Penelitian dilakukan di SMP An-Nur Bululawang. Data diperoleh dari observasi pemberian soal open-ended dan wawancara. Teknik triangulasi data digunakan untuk mengecek keabsahan data. Penelitian ini menunjukkan terdapat 4 siswa berada pada level berpikir kreatif masalah aritmetika sosial berbasis soal open-ended. (1) Siswa yang berada pada level 4 (sangat kreatif) dapat meemcahkan masalah maslah open-ended dengan memenuhi semua indikator berpikir kreatif (2) siswa yang berada pada level 3 (kreatif dengan indikator fluency dan novelty) dapat memecahkan Soal open-ended namun masih mengalami kesalalahan pada penulisan (3) siswa yang berada pada level 1 (kurang kreatif) mampu mecahkan Soal open-ended namun belum menemukan lebih dari satu strategi yang baru dan unik dan (4) siswa yang berada pada level 0 (tidak kreatif) sudah mampu memahami masalah dengan baik namun masih ada kesalahan saat melaksanakn rencana penyelesaian. Berdasarkan penelitian yang sudah dipaparkan peneliti menemukan siswa belum terbiasa dengan menyelesaiakan soal open-ended. Peneliti memberikan saran untuk guru supaya lebih sering menyajikan atau memberi latihan soal open-ended agar siswa mencapai indikator fleksibelitas dalam berpikir kreatif. Selain itu terdapat banyak siswa yang tidak melaksanakan tahap memeriksa kembali sehingga peneliti juga menyarankan bahwa guru seharusnya melatih siswa untuk melakukan tahap memerikasa kembali agar terbiasa mengecek kembali saat mengerjakan soal.