Skripsi
Analisis perbedaan hidangan rendang khas nasi padang dan rendang khas nasi kandar terhadap kadar proksimat / Yusnia Asa Arlinda
Abstrak
Indonesia bagian barat dan Malaysia memiliki budaya yang serumpun yaitu Indo-Melayu. Hal ini yang membuat beberapa budaya dan kuliner di Pulau Sumatera dan negara Malaysia hampir sama. Salah satu masakan yang hampir sama yaitu nasi kandar yang merupakan masakan khas Malaysia dan nasi Padang yang merupakan masakan khas Padang diantara kedua masakan ini memiliki lauk pauk yang sama yaitu rendang. Rendang khas nasi Padang dan rendang khas nasi kandar diolah dengan cara yang berbeda. Pengolahan bahan pangan dengan proses pemasakan umumnya mengakibatkan kerusakan pada zat gizi yang terkandung didalamnya seperti kadar protein kadar lemak karbohidrat kadar abu kadar serat dan kadar air. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Perlakuan dalam penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali pengulangan. Uji yang dilakukan yaitu analisis kandungan proksimat kadar protein menggunakan metode (kjedhal) kadar lemak (soxhlet) karbohidrat (by difference) kadar serat (crude fiber) kadar abu (furnace) dan kadar air (oven) pada rendang khas nasi Padang dan rendang khas nasi kandar. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar protein pada rendang nasi Padang sebesar 25 76% dan pada rendang nasi kandar sebesar 26 61% dan nilai signifikasi menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan. Hasil analisis uji kadar lemak menunjukkan rerata kadar lemak pada rendang nasi Padang sebesar 27 85% dan pada rendang nasi kandar sebesar 29 83% dan nilai signifikasi menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan yang signifikan. Hasil analisis uji karbohidrat menunjukkan rerata karbohidrat pada rendang nasi Padang sebesar 7 29% dan pada rendang nasi kandar sebesar 5 74% dan nilai signifikasi menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan. Hasil analisis uji kadar abu menunjukkan rerata kadar abu pada rendang nasi Padang sebesar 7 83% dan pada rendang nasi kandar sebesar 8 11% dan nilai signifikasi menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan. Hasil analisis uji serat kasar menunjukkan rerata serat kasar pada rendang nasi Padang sebesar 4 89% dan pada rendang nasi kandar sebesar 4 48% dan nilai signifikasi menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan yang signifikan. Hasil analisis uji kadar air menunjukkan rerata kadar air pada rendang nasi Padang sebesar 31 66% dan pada rendang nasi kandar sebesar 29 68% dan nilai signifikasi menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan terdapat pada kadar protein karbohidrat dan kadar abu sedangkan pada kadar lemak serat kasar dan kadar air menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan.