Skripsi
Kesalahan sintaktis pada teks tanggapan kelas ix b smpn 12 malang / ERSITA NOOR MAHLIGA
Abstrak
Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di lembaga pendidikan sudah sepatutnya digunakan dengan baik secara lisan maupun tulis. Salah satu keterampilan yang terdapat dalam kompetensi dasar adalah menulis. Keterampilan menulis menuntut siswa untuk mengemukakan pendapat dan gagasannya melalui media tulis. Gagasan bisa berupa karya sastra atau karya tulis. Salah satu jenis teks yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang berisi pengungkapan gagasan siswa adalah teks tanggapan. Pengungkapan gagasan dalam teks tanggapan bisa berupa kritik saran pujian atau sanggahan. Namun dalam penulisan gagasannya siswa masih melakukan kesalahan berbahasa tulis. Salah satu kesalahan berbahasa tulis yang sering dilakukan siswa adalah kesalahan sintaktis. Kesalahan sintaktis adalah penyimpangan terhadap tata bahasa tulis pada tataran diksi frasa klausa dan kalimat. Kesalahan sintaktis pada teks tanggapan perlu dianalisis lebih lanjut agar tercapainya pemahaman yang sama antara penulis dengan pembaca. Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk kesalahan sintaktis pada teks tanggapan siswa kelas IX B SMPN 12 Malang. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah kutipan kalimat yang mengandung kesalahan sintaktis pada tataran frasa dan kalimat. Sumber data pada penelitian ini adalah teks tanggapan siswa kelas IX B SMPN 12 Malang. Penelitian ini menggunakan teknik baca dan catat untuk mengetahui jenis dan bentuk kesalahan sintaktis kemudian dilakukan pengkodean kesalahan pada tabel data. Analisis dalam penelitian ini diawali dengan tahap reduksi data. Teks tanggapan yang dijadikan sebagai sumber data perlu diperiksa pada tautan plagiasi untuk mengetahui presentase plagiarisme. Batas maksimal plagiarisme adalah 15% karena teks tanggapan merupakan teks yang berisi pendapat terhadap sebuah isu. Setelah melakukan pemeriksaan plagiasi teks tanggapan dibaca secara berulang kemudian penandaan terhadap kalimat yang mengandung kesalahan sintakis. Setelah itu kesalahan sintaktis diklasifikasi pada tabel data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan sintaktis masih terdapat dalam teks tanggapan siswa. Total data kesalahan pada tataran frasa sebanyak 75 kesalahan dengan kesalahan yang paling banyak dilakukan adalah penggunaan unsur yang berlebihan yaitu 35 kesalahan. Total data pada tataran kalimat sebanyak 85 kesalahan dengan kesalahan yang paling banyak dilakukan adalah kalimat yang tidak lengkap dengan total 27 kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang belum memahami tata bahasa tulis yang baik dan benar. Hal ini dapat dipengaruhi oleh penggunaan bahasa komunikasi sehari-hari siswa yang dituangkan pada karya tulis. Alhasil masih banyak penggunaan preposisi konjungsi atau kata tugas lain yang belum tepat. Agar siswa memahami dengan baik penggunaan kata tugas pembelajaran menulis perlu diisi dengan materi yang berkaitan dengan tata bahasa tulis.