Skripsi
Pengaruh promosi kesehatan media buku pendewasaan usia perkawinan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pada karang taruna Desa Branggahan Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri / Aulia Rahmawati
Abstrak
Dewasa ini remaja menjadi salah satu fokus tonggak pembangunan kesehatan. Sekitar 18% atau 43 5 juta dari jumlah penduduk Indonesia berusia 10-19 tahun. Maraknya pengajuan dispensasi perkawinan di bawah umur dapat menyebabkan angka fertilitas dan resiko perkawinan di bawah umur meningkat. Pengajuan dispensasi perkawinan di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri tahun 2016 menempati posisi ke-empat yaitu 151 pengajuan. Perkawinan usia anak di daerah perdesaan sepertiga lebih tinggi dibandingkan di daerah perkotaan masing mdash masing 29 2 persen dan 19 0 persen pada tahun 2012 sedangkan di Desa Branggahan Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri setiap tahun mengalami kenaikan kasus perkawinan di bawah umur 20 tahun. Angka perkawinan di bawah umur yang tinggi dibanding dengan kecamatan lain di wilayah kabupaten kediri ini dimungkinkan karena kurangnya promosi kesehatan terkait pendewasaan usia perkawinan dan perencanaan keluarga. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional mengeluarkan buku pendewasaan usia perkawinan sebagai upaya promotif kepada remaja sebagai bahan baca mengenai pendewasaan usia perkawinan gambaran usia kawin di Indonesia dan perencanaan keluarga. Diharapkan dengan buku ini remaja akan lebih mengetahui usia ideal perkawinan dan perencanaan dalam berkeluarga. Peneliti menggunakan buku ini sebagai media pendidikan Rancangan penelitian pada penelitian ini adalah pra eksperimen dengan desain one grup pretest posttest. Penelitian dilakukan pada karang taruna desa Branggahan Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri dan menggunakan teknik sampling total sampling dengan jumlah sampel 38 orang berusia 17-21tahun yang termasuk dalam fase remaja pertengahan dan akhir yang berstatus belum menikah. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan T-Test dengan taraf signifikansi 0.05. Hasil rata-rata pretest menunjukkan nilai 41 18 pada variabel pengetahuan dan nilai 74 39 pada variabel sikap. Keduanya menunjukkan peningkatan nilai pada hasil data-rata posttest yaitu nilai 83 68 pada variabel pengetahuan dan nilai 90 03 pada variabel sikap. Terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan nilai posttest di kedua variabel. Hasil uji Wilcoxon variabel pengetahuan menunjukkan Sig.000 dan hasil uji T-Test variabel sikap menunjukkan Sig atau kurang dari 0.05. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh promosi kesehatan media buku pendewasaan usia perkawinan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pada karang taruna Desa Branggahan Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Oleh karena itu saran penelitian ini adalah petugas kesehatan atau promotor kesehatan setempat dapat menggunakan metode pemberian buku untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terkait pendewasaan usia perkawinan dan perencanaan keluarga.