Tesis
Program resitasi berbasis contrasting cases berbantuan moodle untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa pada topik optika geometri / Mokhamad Alvan Rifa\'i
Abstrak
Optika geometri merupakan salah satu topik fundamental dalam fisika yang yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Namun demikian banyak siswa yang masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep optika geometri bahkan setelah mengikuti pembelajaran di kelas. Oleh sebab itu perlu diberikan pendalaman materi di luar jam reguler melalui resitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program resitasi berbasis contrasting cases berbantuan moodle terhadap penguasaan konsep siswa pada topik optika geometri serta kesulitan yang masih dialami siswa setelah menggunakan program resitasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed methods jenis embedded experimental design. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas XI MIA SMA Annur Kabupaten Malang. Instrumen pengukuran berupa soal tes penguasaan konsep yang terdiri atas 19 soal pilihan ganda beralasan pedoman wawancara dan angket respon siswa. Instrumen perlakuan berupa program resitasi berbasis contrasting cases berbantuan moodle yang hanya dapat diakses secara online menggunakan browser. Analisis kuantitatif didasarkan pada skor pretest dan posttest siswa dengan menggunakan analisis statistik deskriptif uji beda skor pre-test dan post-test N-gain dan effect size. Alasan siswa dalam menjawab soal dianalisis secara kualitatif menggunakan metode komparatif konstan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program resitasi berbasis contrasting cases berbantuan moodle efektif untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa pada topik optika geometri. Hal ini didasarkan pada peningkatan perolehan nilai dan perubahan alasan siswa saat posttest. Meskipun demikian diketahui siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep optika geometri pada topik cermin cembung. Kesulitan yang dialami siswa tersebut yaitu anggapan bahwa untuk melihat bayangan pada cermin cembung disuatu tempat harus dilihat secara tegak lurus kesulitan dalam memahami prinsip mata ketika melihat bayangan pada cermin cembung dan kesulitan dalam memahami pembagian ruang pada cermin cembung dan sifat bayangan yang terbentuk.