Skripsi
Estetika tentang alam dalam puisi karya siswa SMP Negeri 2 Plandaan: kajian ekologi sastra / Muhammad Iqbal Ibrahim
Abstrak
Teks puisi adalah suatu bentuk pengekspresian kebahasaan dari pengalaman yang bersifat imajinatif yang kata-katanya disusun menurut syarat-syarat yang tertentu yaitu diksi majas citraan dan rima. Pengekspresian puisi bisa tentang apapun pengalaman hidup lagu novel atau keindahan alam. Dalam hal ini puisi-puisi yang ditulis bersumber dari keindahan alam atau tentang ekologi. Penelitian ini berfokus pada analisis diksi majas makna dan ekologi sastra. Hal ini ditinjau dari penggunaan setiap fokus yaitu pemilihan diksi majas pemaknaan dan ekologi sastra dalam teks puisi karya siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Plandaan. Tahap awal penelitian ini diawali dengan menganalis data dan dilanjutkan dengan pengelompokan data sesuai dengan intrumen pengambilan data. Pada penelitian ini dianalisis 62 karya siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Plandaan. Dari hasil analisis ditemukan diksi majas makna dan ekologi sastra yang digunakan. Dalam penelitian ini ditemukan 518 diksi denotatif 216 diksi konotatif. Kebanyakan siswa memilih diksi denotatif dalam hal ini siswa tidak banyak memilih kata-kata kiasan. Menggunakan Bahasa yang sederhana menjadi pilihan untuk dituliskan dalam puisi. Hasil analisis majas ditemukan 35 majas metafora 119 majas personifikasi 10 majas simile 11 majas hiperbola. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan majas personifikasi yang sangat sering digunakan dalam puis--puisi karya siswa. Hal tersebut dapat dimaklumi bahwa majas metafora adalah majas yang paling mudah untuk dipahami bagi siswa maka siswa cenderung menggunakan sesuatu yang dianggap mudah. Hasil analisis makna pada karya siswa memberikan penggambaran lingkungan penulis dalam puisi. Makna dalam puisi menggunakan pilihan diksi yang sederhana sehingga pemaknaan menjadi mudah dengan secara langsung menggambarkan secara gamblang. Minimnya penggunaan kata kiasan menyebabkan pembaca mendapatkan makna dalam satu sudut pandang saja yang artinya mudah untuk dimasuki atau diartikan. Penelitian ini menunjukkan ekologi sastra dalam teks puisi karya siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Plandaan. Ekologi sastra adalah hubungan timbal balik atau bagaimana alam bisa mengispirasi seseorang dalam menulis dan alam itu mendapatkan dampak dari hasil tulisan tersebut. Dari pengertian tersebut peneliti menemukan beberapa hal. Pertama secara tidak langsung banyak hasil karya siswa menunjukkan rasa syukur terhadap ciptaan Tuhan yang begitu indah. Kedua penulis merasa kagum dengan keindahan alam yang ada. Rasa syukur tumbuh dari proses menghayati alam menjadikan penulis dan pembaca seseorang yang ingat kepada Tuhan dan merasa lebih dekat dengan Tuhan. Selain itu rasa kagum selain itu juga memberikan himbauan dan rasa peduli terhadap alam agar keindahan yang ada selalu terjaga. Alam mendapatkan dampak dari itu dengan terawatnya dan terlindungi selalu keindahan tersebut. Karena juga alam dan manusia harus saling menjaga agar tercipta keseimbangan hidup. Penelitian ini menunjukkan estetika dan ekologi sastra dalam teks puisi karya siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Plandaan. Estetika puisi terdiri dari diksi majas dan makna. Penggunaan diksi siswa lebih banyak fokus dalam pilihan kata denotatif. Tanpa disadari puisi adalah salah satu karya sastra yang bermain dalam ranah kiasan seharusnya penggunaan kata-kata konotatif lebih ditonjolkan. Penggunaan majas yang paling sering muncul dan digunakan adalah personifikasi. Kata-kata melambai-lambai menari-nari dan sebagainya sering sekali muncul hampir disetiap puisi karya siswa. Hal itu menunjukkan kurangnya eksplorasi karya puisi sehingga siswa sering berkutat pada majas-majas yang dianggapnya mudah. Dari penggunaan diksi dan majas yang minim kiasan maka makna yang dihasilkan terkesan mudah untuk dimasuki. Pembaca akan mendapatkan satu sudut pandang setelah membaca hasil karya siswa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan ekologi sastra yang menurut peneliti hadir pada puisi siswa yang terinspirasi oleh lingkungan sekolah dan alam yang ada. Melalui penelitian ini diharapkan siswa untuk lebih eksploratif dalam mengenal karya sastra terutama puisi sehingga mereka akan menemukan berbagai jenis puisi yang akan menunjang proses kreatif dan pembendaharaan kata yang ada. Kepada peneliti selanjutnya diharapkan peneitian ini dapat digunakan sebagai tambahan wawasan untuk mengembangkan penelitian menjadi lebih baik dan melengkapi kekurangan dalam penelitian ini.