Skripsi
Hubungan antara waktu dan kadar air pada ikan yang dikeringkan menggunakan pengering berbasis panel surya / Rindang Wahyu Puspitasari
Abstrak
Pengamatan dan pengambilan data kadar air ikan dilaksanakan pada kisaran waktu tanggal 31 Agustus 2020 sampai 17 September 2020 setiap pukul 11.00 WIB di Laboratorium Astronomi Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan mengambil data bobot ikan dan mencatat perubahannya selama proses pengeringan berlangsung. Proses pengeringan menggunakan alat pengering ikan berbasis panel surya memiliki kapasitas maksimum 3 kg (12 Ikan) dengan suhu berada di atas 30 deg C. Berdasarkan analisis data diperoleh hubungan waktu dan kadar air didapatkan hasil untuk penelitian pertama menggunakan ikan mujair dengan massa 1 kg didapatkan persamaan garis y -40.36ln(x) 96.547 dan koefisien korelasi sebesar R sup2 0.9766. Kemudian penelitian kedua menggunakan ikan mujair dengan massa 2 kg didapatkan persamaan garis y -45.64ln(x) 98.385 dan koefisien korelasi sebesar R sup2 0.9937. Lalu penelitian ketiga menggunakan ikan mujair dengan massa 3 kg didapatkan persamaan garis y -49ln(x) 100.15 dan koefisien korelasi R sup2 0.993. Dapat disimpulkan bahwa hubungan antara waktu dan kadar air semakin banyak waktu pengeringan maka semakin banyak kadar air yang menguap (kering). Dihasilkan dari hari pertama hingga hari keempat mendapatkan kandungan kadar air ikan sebesar kurang dari 40%.