Skripsi
Upaya peningkatan kualitas tenun ikat bandar Kediri sebagai salah satu aset Budaya Kota Kediri / Yenik Komariatun Ro\'ini
Abstrak
Ro rsquo ini Yenik Komariatun. 2021. Upaya Peningkatan Kualitas Tenun Ikat Bandar Kediri sebagai Salah Satu Aset Budaya Kota Kediri. Skripsi Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Endang Prahastuti M.Pd (II) Dra. Hj. Sri Eko Puji Rahayu M.Si. Kata Kunci upaya peningkatan kualitas tenun ikat Tenun ikat Bandar Kediri mengalami kebangkrutan akibat persaingan dengan indutri tekstil yang menggunakan mesin dan krisis moneter tahun 1997-1998 serta banyak pengrajin yang beralih profesi membuat kain tenun ikat Bandar Kediri menjadi semakin langka dan sulit berkembang (Atmoko 2015). Namun setelah mengalami masa kemunduran tersebut para pengusaha tenun ikat bangkit dan berinovasi khususnya dari segi kualitas hingga saat ini dapat bertahan bahkan mendapatkan banyak penghargaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang upaya peningkatan kualitas meliputi upaya peningkatan kualitas reliability (mutu bahan) feature (keragaman motif) esthetic (keragaman warna dan tata warna) durability (ketahanan warna) performance (hasil tenunan) dan perceived quality (citra yang dibangun). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dari wawancara observasi dan dokumentasi. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan pengusaha untuk meningkatkan kualitas tenun ikat Bandar Kediri yaitu 1) upaya yang dilakukan pengusaha pada kualitas benang adalah mempertahankan kualitas benang yang digunakan dengan cara menemukan benang kualitas terbaik dari supplier dan bekerjasama dengan supplier agar tetap memasok benang dengan kualitas yang sama. 2) Meningkatkan keragaman motif dengan menciptakan motif baru dan mengkreasikan lebih banyak kombinasi motif. 3) Meningkatkan keragaman dan keindahan tata warna dengan cara membuat warna baru mengkreasikan kombinasi warna memadukan beberapa warna dalam satu kain dan bekerjasama dengan desainer nasional. 4) Meningkatkan ketahanan warna yang dengan cara menggunakan pewarna berkualitas terbaik dan mengedukasi konsumen cara merawat kain yang baik dan benar. 5) Meningkatkan hasil tenunan dengan cara memberikan pelatihan dan pembimbingan melakukan pengawasan dan pengecekan produksi serta memproduksi kain tenun ikat dengan ukuran lebar standar. 6) Upaya yang dilakukan pada citra perusahaan ialah mempertahankan citra tenun ikat Bandar Kediri sebagai produk unggulan khas Kota Kediri. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa upaya yang dilakukan menunjukkan peningkatan kualitas sedangkan upaya yang ternyata cenderung stabil dan tidak ada upaya peningkatan yang signifikan yaitu upaya pada mutu bahan yang digunakan dan upaya mempertahankan citra perusahaan.. Pengusaha hendaknya lebih memperhatikan identifikasi dan dokumentasi motif yang diciptakan dengan membuat katalog motif dalam bentuk tercetak maupun digital serta lebih berupaya mematenkan motif yang diciptakan agar motif tersebut mendapat perlindungan secara hukum.