Skripsi
Hubungan tingkat spiritualitas dengan kecenderungan depresi mahasiswa tingkat akhir angkatan 2018 di Universitas Negeri Malang / Adelin Tasya Mega Putri
Abstrak
Spiritualitas merupakan bentuk kedekatan individu dengan transenden yang dianggap memiliki kuasa atas hidupnya keyakinan ini mempengaruhi bagaimana individu berpikir bertindak dan berperasaan. Penyelesaian skripsi merupakan hal yang rumit bagi sebagian mahasiswa karena prosesnya yang panjang serta berbagai masalah dan tekanan yang muncul dari eksternal maupun internal dalam proses penyelesaiannya mampu menimbulkan adanya kecenderungan depresi bagi mahasiswa. Penelitian dilakukan untuk menunjukan Hubungan tingkat spiritualitas dan kecenderungan depresi pada mahasiswa tingkat akhir angkatan 2018 di Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan korelasional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 400 orang dengan teknik purposive sampling dan telah dilakukan uji coba pada 60 Mahasiswa angkatan 2018 kedua alat ukur yaitu Daily Experience Scale oleh Lynn G.Underwood (2002) dan Beck Depression Inventory oleh Beck (1961) diadaptasi dengan melakukan translasi bahasa dari bahasa asli skala (bahasa inggris) ke bahasa indonesia oleh ahli bahasa 1 (N) kemudian dari bahasa indonesia ditranslasi kembali ke bahasa inggris oleh ahli bahasa 2 (V) selanjutnya validitas konten dilakukan oleh dosen pembibing (EP) dan oleh ahli psikologi (A). Daily Experience Scale oleh Lynn G.Underwood (2002) 16 item valid dan reliabel ( alpha 0.947) dan pengukuran untuk kecenderungan depresi menggunakan skala Beck Depression Inventory oleh Beck (1961) 21 item ( alpha 0.969). Uji hipotesis dalam penelitian ini yaitu dengan analisis korelasi Rank Spearman berdasarkan hasil analisis data menunjukkan Sig.F 0 000 lt 0 05 (p lt 0 05) sehingga dapat dinyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara variabel spiritualitas dengan kecenderungan depresi. Besarnya hubungan sebesar 82 4% (R2 - 0 824) dengan arah hubungan negatif yaitu semakin tinggi spiritualitas maka semakin rendah kecenderungan depresi pada mahasiswa tingkat akhir begitu juga sebaliknya dan ditemukan kedua varabel memiliki hubungan yang sangat kuat. Bagi mahasiswa tingkat akhir disarankan untuk meningkatkan spiritualitas karena berpengaruh dengan tingkat kecenderungan depresi bagi peneliti selanjutkan dapat memilih populasi lebih luas dan tepat sasaran serta memperkaya penelitian.