Skripsi
Hubungan antara pola asuh Orang Tua, kecerdasan emosional dengan prestasi belajar Siswa SMP Negeri 15 Malang / Thoifah Dita Anggraeni Aprillia Pratama Putri
Abstrak
Pendidikan memiliki peranan yang penting sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di negara namun pada dewasa ini kita kerap menemukan fenomena yang tidak wajar terjadi pada remaja. Salah satunya kasus bunuh diri siswa SMP di Blitar karena mengalami stress sehingga nilainya turun padahal tiap harinya dia terkenal pintar akademiknya. Kasus tersebut menunjukkan jika emosi memiliki peranan besar dalam pengambilan keputusan seseorang dan bisa mengalahkan nalar seseorang. Kecerdasan intelektual tidak menawarkan persiapan dalam menghadapi tantangan hidup. Ditemukan fakta lain jika siswa tersebut juga stress karena terlalu dituntut untuk masuk sekolah favorit seperti kakaknya hal tersebut membuktikan bahwa keterlibatan orang tua memberikan efek terhadap anak. Keluarga mempengaruhi 30% dalam prestasi belajar siswa dikarenakan orang tua merupakan sekolah pertama bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara pola asuh orang tua kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 15 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi pada penelitian sebanyak 277 siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Malang dan diambil sampel sebanyak 164 siswa menggunakan teknik random sampling. Penelitian diawali dengan pemberian instrumen skala pola asuh orang tua dan kecerdasan emosional serta pengumpulan nilai rapor dari siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Malang. Hasil uji validitas sesuai dengan rtabel 0 361 jika rhitung lt rtabel maka item dinyatakan gugur. Hasil uji reliabilitas didapat 0 725 untuk pola asuh orang tua dan 0 723 untuk kecerdasan emosional. Selanjutnya dianalisis dengan uji korelasi product moment guna mengetahui apakah terdapat hubungan antara masing-masing dua variabel. Kemudian dilakukan uji korelasi berganda untuk melihat arah hubungan dua variabel independen dengan satu variabel dependen. Hasil penelitian yang didapat yakni terdapat hubungan signifikan antara variabel pola asuh orang tua dengan prestasi belajar siswa dengan nilai signifikansi 0 000 lt 0 05 dengan nilai koefisien hubungan sebesar 0 475 yang artinya hubungan tersebut kuat. Selanjutnya didapatkan hasil terdapat hubungan signfikan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0 000 lt 0 05 dan nilai koefisien 0 471 yang artinya hubungan tersebut kuat. Untuk hasil dari uji korelasi berganda adalah terdapat hubungan signfikan antara pola asuh orang tua kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 15 Malang dengan nilai signifikansi sebesar 0 000 lt 0 05 dan nilai koefisien 0 570 yang artinya hubungannya kuat. Berdasarkan hasil penelitian dapat diberikan saran sebagai berikut (1) konselor dapat menyusun program yang lebih kolaboratif dengan orang tua seperti konsultasi bersama pengadaan workshop mengenai pola asuh orang tua pemberian tugas untuk siswa yang harus dikerjakan bersama dengan orang tua. Konselor dapat mentusun program-program yang sesuai dengan kebutuhan emosional siswa memberikan strategi-strategi untuk mengembangkan kecerdasan emosional mampu bekerja sama dengan guru kelas untuk mengetahui kebutuhan siswa yang butuh bimbingan dan konseling (2) peneliti selanjutnya dapat mengembangkan serta merancang panduan yang membantu siswa dan konselor mengimplementasikan layanan bimbingan yang mengemabngkan kecerdasan emosional menggunakan metode yang beragam dan penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan bacaan dan referensi untuk peneliti selanjutnya yang memakai variabel serupa dengan penelitian ini.