UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Analisis potensi senyawa alami pada cincau hitam (mesona palustris bl.) sebagai bahan pangan alami pengganti lactose dengan teknik in silico / Nur Uswatul Khairah

Khairah, Nur Uswatul - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Khairah Nur Uswatul. 2020. Analisis Potensi Senyawa Alami Pada Cincau Hitam (Mesona palustris BL.) Sebagai Bahan Pangan Alami Pengganti Lactose dengan Teknik In Silico. Tesis Jurusan Biologi Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. agr. H. Mohamad Amin S.Pd. M.Si. (II) Dr. Fatchur Rohman M.Si. Kata kunci In Silico Lactose Mesona palustris Pangan Fungsional Gula disakarida lactose yang hanya bisa diperoleh dari mamalia memiliki banyak fungsi yang dapat dimanfaatkan oleh tubuh manusia untuk perkembangannya. Ketermanfaatan ini sayangnya tidak dapat dirasakan oleh semua orang karena proses pencernaanya yang berbeda pada setiap orang. Beberapa orang dapat mencerna berbagai produk yang mengandung lactose dengan baik tetapi banyak pula yang tidak dapat melakukannya karena tidak toleran terhadap lactose (intolerance lactose). Intolerance lactose dapat disebabkan karena kurangnya menurunnya ataupun hilangnya aktifitas enzim penghidrolisis lactose dalam hal ini adalah enzim lactase. Keberadaan enzim lactase pada usus membantu proses pemecahan lactose menjadi komponen kecilnya yaitu berupa glukosa dan glaktosa agar dapat dicerna. Salah satu cara mengatasi intolerance lactose adalah dengan melakukan diet lactose atau dengan mencari alternatif pengganti lactose. Proses diet atau penggantian lactose dengan asupan lain dapat dilakukan dengan memanfaatkan tumbuhan seperti cincau hitam untuk dicari senyawa alaminya dengan bantuan ilmu bionformatika dalam hal ini menggunakan pendekatan molecular docking. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi potensi senyawa alami pada cincau hitam (Mesona palustris BL.) sebagai bahan pangan fungsional pengganti lactose melalui teknik molecular docking. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data penelitian yang didapatkan berupa tingkat afinitas senyawa bioaktif baik senyawa alami maupun senyawa kontrol dengan protein target serta data berupa output hasil molecular docking senyawa-senyawa tersebut yang divisualisasikan menjadi struktur 2D dan 3D dengan menggunakan bantuan dari beberapa webserver dan software. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa mannan pada cincau hitam (mesona palustris BL.) dapat dijadikan sebagai bahan pangan fungsional pengganti lactose. Hal ini didukung oleh hasil-hasil penelitian berupa data nilai afinitas senyawa alami mannan yang lebih kecil daripada senyawa kontrol lactose site pengikatan yang sama antara kedua senyawa alami dan senyawa kontrol jenis pengikatan yang sama antara kedua senyawa serta jarak pengikatan yang pendek dapat mengindikasikan bahwa tanaman cincau hitam dengan senyawa alaminya efektif menjadi pangan fungsional pengganti lactose.


Informasi Detail
DDC
Rt 634.973117 KHA a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2021.
Deskripsi Fisik
xi, 31 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01804/KI/22
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1.cincan (daon) - pangan fungsi onal
2.cincan (daon) - analisa senyawa

Pembimbing
1. H. Mohamad Amin ; 2. Fatchur Rohman
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik