Skripsi
Pengaruh model pembelajaran guided inquiry dipadu project based learning (pbl) terhadap meningkatnya keterampilan literasi sains dan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran biologi SMA. / Dita Perdana
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Guided Inquiry dipadu Project Based Learning meningkatkan keterampilan literasi sains dan Berpikir Kreatif Siswa. Penelitian ini termasuk dalam penelitian Kuasi Eksperimen yang menggunakan 3 kelompok subjek yang terdiri dari kelompok control 1 kelompok control 2 dan kelompok eksperimen. Kelompok kontrol 1 merupakan kelompok yang diberi pengajaran materi biologi dengan menggunakan metode Guided Inquiry dan kelompok control 2 merupakan kelompok yang diberi pengajaran materi biologi dengan menggunakan metode PBL sedangkan kelompok eksperimen diberi pengajaran materi biologi dengan menggunakan metode Guided Inquiry dipadu PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Guided Inquiry dipadu PBL berpengaruh terhadap meningkatnya keterampilan literasi sains dan keterampilan berpikir kreatif. Berdasarkan hasil analisis deksripsi skor rata rata didapatkan hasil peningkatan pada keterampilan literasi sains sebesar 48% dan keterampilan berpikir kreatif sebesar 37%. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis pada keterampilan literasi sains bila model Guided Inquiry dipadu PBL dibandingkan Guided Inquiry didapatkan hasil nilai F hitung sebesar 0 185 dengan signifikansi 0 669. Meskipun demikian hasil uji tersebut diketahui juga bahwa model pembelajaran Guided Inquiry yang dipadu PBL memiliki rerata terkoreksi lebih tinggi yang berarti model pembelajaran tersebut dapat memberdayakan kemampuan literasi sains siswa lebih baik daripada Guided Inquiry. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis pada keterampilan literasi sains bila model Guided Inquiry dipadu PBL dibandingkan dengan PBL maka didapatkan hasil didapatkan nilai F hitung sebesar 13 264 dengan signifikansi 0 001. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis pada keterampilan berpikir kreatif bila model Guided Inquiry dipadu PBL dibandingkan Guided Inquiry didapatkan nilai F hitung sebesar 11 207 dengan signifikansi 0 002 sedangkan hasil analisis uji hipotesis pada keterampilan berpikir kreatif bila model Guided Inquiry dipadu PBL dibandingkan PBL maka didapatkan nilai F hitung sebesar 1 916 dengan signifikansi 0 172. Meskipun demikian hasil uji tersebut diketahui juga bahwa model pembelajaran Guided Inquiry yang dipadu PBL memiliki rerata terkoreksi lebih tinggi yang berarti model pembelajaran tersebut dapat memberdayakan kemampuan berpikir kreatif siswa lebih baik daripada PBL. Berdasarkan hasil penelitian tersebut saran yang dapat diberikan kepada peneliti lain diharapkan dapat memperbaiki penelitian dengan memanfaatkan waktu dengan lebih baik agar pembelajaran bisa berjalan lebih baik.