Skripsi
Pengaruh personal financial literacy dan financial attitude terhadap financial management behavior pelaku umkm perempuan paguyuban preman super / Oktaviani Bela Eka Pratiwi
Abstrak
RINGKASAN Pratiwi Oktaviani Bela Eka. 2021. Pengaruh Personal Financial Literacy Dan Financial Attitude Terhadap Financial Management Behavior Pelaku UMKM Perempuan Paguyuban Preman Super. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing Yuli Agustina S.E M.M. Kata Kunci Financial Literacy Financial Attitude Financial Management Behavior Pelaku UMKM merupakan seseorang yang bertanggung jawab dalam mengambil keputusan-keputusan keuangan serta pengelolaan keuangan usaha mereka. Dengan adanya financial literacy dan financial attitude yang baik maka diharapkan dapat memilih keputusan yang lebih tepat serta lebih bertanggungjawab terhadap manajemen keuangan usaha mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial literacy dan financial attitude terhadap financial management behavior seorang pelaku UMKM. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Variabel endogen dalam penelitian ini adalah financial management behavior (Y) dan variabel eksogennya adalah financial literacy (X1) dan financial attitude (X2). Subjek penelitian pada penelitian ini adalah pelaku UMKM yang tergabung dalam paguyuban Preman Super sejumlah 44 orang yang berada pada wilayah Malang. Alat uji analisis yang digunakan adalah analisis SmartPLS Versi 3 dengan metode analisis SEM (Structural Equation Model). Pengujian dilakukan dengan metode inner model dan outer model. Setelah melakukan tabulasi data maka hasil menunjukkan bahwa financial literacy dan financial attitude memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap financial management behavior. Financial management behavior pelaku UMKM perempuan paguyuban Preman Super masih tergolong kurang baik Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh financial literacy berupa tidak adanya pengetahuan dan pemahaman yang memadai mengenai istilah konsep keuangan dan produk keuangan minimnya akses mereka terhadap pengetahuan tentang manajemen keuangan serta tidak adanya pemahaman mengenai asuransi bisnis. Kemudian financial management behavior juga dapat dipengaruhi oleh financial attitude pelaku UMKM masih belum memiliki obsesi yang tinggi dalam menjaga catatan keuangan usaha belum memiliki semangat serta upaya yang maksimal dalam mengelola keuangan usahanya mereka belum merasa bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kondisi keuangan usaha mereka serta pelaku UMKM masih belum merasa cukup atas pendapatan yang diperolehnya. Selain itu juga didukung oleh usia rendahnya pendapatan. Sehingga dapat tercermin dari perilakunya berupa belum adanya penganggaran terhadap keuangan tidak tersimpannya struk pembelian maupun penjualan belum memiliki pencatatan keuangan baik pada buku atau aplikasi belum memiliki laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan atau SAK masih tercampurnya antara uang usaha dan uang pribadi tidak memisahkan antara uang pribadinya dan uang usaha belum melakukan investasi terpakainya uang usaha untuk kepentingan pribadi serta tidak adanya monitoring dan evaluasi pada kondisi keuangan mereka. Sehingga pelaku usaha tersebut tidak mengetahui apakah bisnis yang dijalankan mengalami untung atau rugi.