Skripsi
Analisis visualisasi motif batik tulis bantengan pada anjani batik galery Kota Wisata Batu / Suprasi Ani
Abstrak
ABSTRAK Ani Suprasi. 2020. Analisis Visualisasi Motif Batik Tulis Bantengan pada Anjani Batik Galery Kota Wisata Batu. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs.Anak Agung Gde Rai Arimbawa M.Sn. (II) Lisa Sidyawati S.Pd M.Pd. Kata Kunci Ide Pokok Visualisasi Motif Bantengan Anjani Batik Galery. Salah satu ciri khas Kota Wisata Batu yang dikenal adalah Kesenian Bantengan. Hingga kini budaya itu masih terus berkembang dan terjaga dengan baik. Terinspirasi dari Kesenian Bantengan ada seorang penggiat seni yang telah menghidupkan tradisi tersebut. Beliau seorang pelukis sekaligus pendiri kelompok Bantengan Nuswantara. Dahulu kala masyarakat lereng pegunungan Jawa Timur (Bromo-Tengger-Semeru-Arjuna-Welirang-Anjasmoro-Kawi-Raung-Argopuro) sejak masa kerajaan Singasari memiliki seni budaya yang erat kaitannya dengan Pencak Silat disebut Bantengan. Di Kota Wisata Batu Bantengan tengah berkembang ke wilayah yang sekarang menjadi desa Bumiaji. Seorang penggiat seni sekaligus pengrajin batik motif Bantengan berkata ldquo Bantengan itu berasal dari leluhur yang harus dilestarikan rdquo Jangan sampai diambil alih ldquo apalagi kita pelestari budaya menjadi generasi penerus. Akhirnya dari melihat keunikan tersebut sayang jika tidak dimanfaatkan bukan dalam hal komersil tapi dijadikan ciri khas suatu daerah. Dari komponen masyarakat baik di kota maupun desa belum sepenuhnya mengenal jauh tentang tradisi dan budaya ini karena Kesenian Bantengan ini merupakan tradisi yang langka selain itu juga menjadi cabang seni. Jadi ada sesuatu hal menarik yang menjadi daya tarik untuk dapat meneliti tentang motif Bantengan ini agar seorang peneliti/pembaca dapat mengetahui secara mendalam tentang visualisasi motif batik tulis Bantengan pada Anjani Batik Galery. Metode penelitian yang akan digunakan pada penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dapat diperoleh dari produk batik pegawai narasumber serta dokumentasi yang berkaitan dengan ide pokok (gagasan) pada penciptaan motif batik dan visualisasi batik tulis motif Bantengan. Pengumpulan data dapat dilakukan melalui kegiatan observasi wawancara serta dokumentasi. Pengecekan Keabsahan dapat dilakukan dengan teknik Triangulasi. Pada teknik analisis data yang dilakukan melalui reduksi data penyajian data dan menarik kesimpulan. Dari hasil analisis data terdapat karya batik dengan motif Bantengan yang akan digunakan sebagai sampel.Visualisasi dari batik tulis motif Bantengan yang sebelumnya telah distilasi sehingga mengalami perubahan. Awal mulanya hanya motif Bantengan setelah melalui stilasi dan dapat disederhanakan pada suatu objek misal memberikan isen-isen pada motif batik.Warna bervariasi tetapi cenderung dominan menggunakan warna hitam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ide pokok yang dicetuskan oleh penggiat seni tersebut terinspirasi dari kearifan budaya lokal khas Kota Wisata Batu. Sedangkan Kesenian Bantengan itu sendiri telah berkembang dan mendarah daging di kalangan masyarakat bertujuan untuk mengembangkan serta melestarikan budaya warisan leluhur.