Skripsi
Kajian daya tahan simpan makanan tradisional wajik kletik berdasarkan angka lempeng total koloni bakteri / Dhita Humaira El Annisaa
Abstrak
RINGKASAN El annisaa Dhita Humaira. 2020. Kajian Daya Tahan Simpan Makanan Tradisional Wajik Kletik Berdasarkan Angka Lempeng Total Koloni Bakteri. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Dra. Utami Sri Hastuti M.Pd. Kata kunci daya tahan simpan makanan wajik kletik ALT koloni bakteri Wajik Kletik adalah makanan tradisional khas Blitar yang memiliki rasa enak harga murah dan nutrisi yang cukup tinggi. Kandungan nutrisi dalam wajik kletik memungkinkan wajik kletik menjadi tempat pertumbuhan bakteri. Pada makanan olahan diperlukan batas daya tahan simpan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk menguji pengaruh lama waktu penyimpanan terhadap kualitas mikrobiologi wajik kletik Blitar berdasarkan ALT koloni bakteri (2) untuk menentukan batas waktu penyimpanan wajik kletik sampai batas layak untuk dikonsumsi berdasarkan hasil uji kualitas mikrobiologi ditinjau dari ALT koloni bakteri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai bulan November 2020 di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Negeri Malang. Media yang digunakan adalah media PCA. Medium PCA yang telah diinokulasi diinkubasi pada suhu 37 deg C selama 1 x 24 jam. Penentuan ALT koloni bakteri dilakukan dengan metode hitungan cawan. Hasil penelitian dirujukan pada ketentuan SNI 7388 2009 tentang batas maksimum cemaran mikroba dalam pangan kue beras. Hasil menunjukan bahwa wajik kletik yang diambil di dua kecamatan memiliki daya tahan simpan yang berbeda. (1) sampel wajik kletik kecamatan A memiliki daya tahan simpan selama 9 hari yaitu (2) wajik kletik pada kecamatan B memiliki daya tahan simpan selama 12 hari.