Skripsi
Isolasi, identifikasi dan penentuan indeks hidrolisis asam laktat hasil fermentasi buah sirsak (annona muricata) / Roikhatul Jannah
Abstrak
RINGKASAN Jannah Roikhatul. 2020. Isolasi Identifikasi dan Penentuan Indeks Hidrolisis Asam Laktat Hasil Fermentasi Buah Sirsak (Annona Muricata). Skripsi. Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Dra Utami Sri Hastuti M.Pd Kata Kunci Isolasi Bakteri Asam Laktat Buah Sirsak Bakteri asam laktat (BAL) merupakan kelompok bakteri yang bermanfaat bagi tubuh terutama pada sistem pencernaan manusia. BAL dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen dan menjaga keseimbangan mikroflora dalam saluran pencernaan. BAL dapat diisolasi dari sayur-sayuran dan buah-buahan salah satunya adalah buah sirsak (Annona muricata). Kandungan karbohidrat dalam buah sirsak mampu dihidrolisis BAL menjadi asam laktat. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan karakteristik isolat BAL yang diisolasi dari fermentasi buah sirsak (2) untuk menghitung nilai indeks hidrolisis asam laktat dari masing-masing isolat BAL (3) untuk mengidentifikasi isolat BAL yang memiliki nilai indeks hidrolisis asam laktat tertinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Media selektif BAL yang digunakan adalah media de Man Rogosa and Sharpe Agar (MRSA). Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2020 ndash Januari 2021 di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Proses fermentasi buah sirsak dilakukan secara alami tanpa penambahan starter selama 2x24 jam. Isolasi BAL dilakukan pada media spesifik MRSA yang ditambahkan CaCO3 0 5% dan selanjutnya diinkubasi pada suhu 37 deg C selama 2x24 jam. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa terdapat 6 isolat yang tergolong BAL. Isolat-isolat tersebut adalah kode isolat C D G K L dan M. Semua isolat memiliki bentuk sel basil kecuali kode isolat C yang mempunyai bentuk sel kokus. Sifat pewarnaan gram pada semua isolat menunjukan sifat gram positif yang ditandai dengan sel berwarna ungu kecuali kode isolat C memiliki sifat gram negatif dan semua isolat tidak memiliki spora. Berdasarkan hasil pengukuran indeks hidrolisis asam laktat diketahui bahwa kode isolat L memiliki nilai indeks hidrolisis asam laktat paling tinggi dibanding dengan yang lain yaitu 1 44 mm. Kode isolat L kemudian diidentifikasi di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya menggunakan TM GNM 12 A/B/E 24E Identification Kits. Berdasarkan hasil identifikasi diketahui bahwa kode isolat L merupakan spesies Lactobacillus plantarum.