Tesis
Derivatisasi minyak jarak kepyar (ricinus communis linn) menjadi sabun kalium, asam lemak, metil ester asam lemak, dan sabun metal serta aktivitas antibakterinya / Muh. Iqbal Fitranda
Abstrak
Minyak jarak kepyar adalah minyak nabati yang bersumber dari biji jarak kepyar (Ricinus communis Linn). Asam lemak utama pada minyak jarak kepyar adalah asam risinoleat (84%) asam linoleat (7%) asam oleat (6%) dan asam palmitat (1%). Penelitian tentang aktivitas antibakteri minyak jarak kepyar dan asam lemaknya telah banyak dilakukan namun untuk sabun kalium metil ester asam lemak dan sabun metal belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkarakterisasi dan identifikasi minyak jarak kepyar (2) mensintesis derivat minyak jarak kepyar menjadi sabun kalium asam lemak metil ester dan sabun metal (3) mengkarakterisasi derivat-derivat minyak jarak kepyar meliputi sabun kalium asam lemak metil ester asam lemak dan sabun metal (4) mengidentifikasi derivat-derivat minyak jarak kepyar meliputi sabun kalium asam lemak metil ester asam lemak dan sabun metal dan (5) mengetahui aktivitas antibakteri derivat-derivat minyak jarak kepyar meliputi sabun kalium asam lemak dan metil ester asam lemak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksperimen laboratorik. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi (1) karakterisasi dan identifikasi minyak jarak kepyar (2) derivatisasi minyak jarak kepyar menjadi sabun kalium melalui reaksi saponifikasi asam lemak melalui asidifikasi metil ester asam lemak melalui reaksi trans-esterifikasi dan sabun metal melalui reaksi trans-saponifikasi (3) karakterisasi sabun kalium asam lemak metil ester asam lemak dan sabun metal yang meliputi wujud warna titik didih massa jenis indeks bias viskositas kelarutan bilangan asam bilangan penyabunan dan bilangan ester (4) identifikasi dan analisis sabun kalium asam lemak metil ester asam lemak dan sabun metal yang meliputi FT-IR GC-MS XRF XRD dan SEM dan (5) uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Gram-positif (Staphylococcus aureus) dan Gram-negatif (Escherchia coli). Minyak jarak kepyar berwujud cair berwarna kuning cerah massa jenis 0 96 g/cm3 indeks bias 1 477 (25 oC) viskositas 520 52 cSt titik didih 191 oC bilangan asam 1 23 bilangan penyabunan 406 72 dan bilangan ester 405 49. Derivatisasi minyak jarak kepyar menjadi sabun kalium asam lemak metil ester asam lemak dan sabun metal berhasil dilakukan. Sabun kalium berwujud padat berwarna putih titik lebur 168 ndash 175 oC. Asam lemak berwujud cair berwarna jingga massa jenis 0 98 g/cm3 indeks bias 1 462 (25 oC) viskositas 693 22 cSt titik didih 210 oC bilangan asam 145 88 bilangan penyabunan 294 52 dan bilangan ester 148 64. Metil ester asam lemak berwujud cair berwarna kuning cerah massa jenis 0 92 g/cm3 indeks bias 1 461 (25 oC) viskositas 27 31 cSt titik didih 170 oC bilangan asam 0 33 bilangan penyabunan 392 70 dan bilangan ester 392 37. Derivatisasi sabun metal meliputi sabun zink sabun magnesium sabun kalsium dan sabun aluminium. Sabun zink berwujud padat berwarna putih dan titik lebur 112-118 oC. Sabun magnesium berwujud padat berwarna putih dan titik lebur 74-80 oC. Sabun kalsium berwujud padat berwarna putih dan titik lebur 94-100 oC. Sabun alumunium berwujud padat berwarna putih dan titik lebur 200-210 oC. Sabun kalium asam lemak metil ester asam lemak dan sabun metal diidentifikasi dengan interpretasi FT-IR yang menunjukkan adanya gugus fungsional ndash OH C-H alkena C-H alkana -C O ester dan -C-O. Metil ester asam lemak diidentifikasi dengan GC-MS yang menunjukkan kandungan asam-asam lemak penyusun metil ester yang meliputi asam risinoleat asam linoleat asam oleat asam stearat dan asam miristat. Sabun kalium (1% dan 2%) asam lemak (1% dan 2%) memiliki aktivitas antibakteri kategori tinggi metil ester 2% memiliki aktivitas antibakteri kategori sedang dan metil ester asam lemak 1% tidak memiliki keaktifan sebagai antibakteri.