Skripsi
Hubungan kebiasaan bersepeda outdoor terhadap tingkat depresi selama pandemi covid-19 pada anggota komunitas sepeda Malang / Avryan Sandryawan
Abstrak
Pandemi COVID-19 yang berkepajangan menyebabkan pembatasan sosial yang berdampak pada pembatasan seseorang untuk dapat beraktivitas fisik secara langsung selama pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan gaya hidup yang tidak sehat (sedentary) serta meningkatkan aktivitas fisik secara individu. Kurangnya aktivitas fisik langsung serta aktivitas yang hanya dirumah berdampak pada pola hidup yang tidak sehat dan perubahan pola pikir yang membuat kejenuhan serta ketakutan secara berlebihan sehingga menyebabkan menurunnya kosentrasi dan fisik. Menurunnya kosentrasi serta fisik menyebabkan meningkatnya depresi selama pandemi COVID-19 sehingga menurunkan kesehatan psikologis hal tersebut membuat seseorang untuk beraktivitas fisik secara individu tanpa kontak langsung yaitu aktivitas bersepeda outdoor. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan aktivitas bersepeda outdoor terhadap tingkat depresi selama pandemi COVID-19 pada anggota komunitas Sepeda Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode probability sampling. Rancangan penelitian pada penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan menggunakan cross sectional. Penelitian dilakukan di Lapangan Tennis Universitas Negeri Malang pada bulan Desember 2020. Populasi pada penelitian ini adalah anggota komunitas sepeda sejumlah 104 orang dan sampel yang bersedia diteliti berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes yaitu kuesioner atau angket. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat koefisien pearson yang diolah dalam sofware aplikasi pengolah data yaitu IBM SPSS Statistic versi 25. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa kebiasaan aktivitas fisik bersepeda Outdoor mempunyai hubungan yang signifikan terhadap tingkat depresi.