Skripsi
Analisis kehidupan ekonomi dan pendidikan pengrajin tenun di Desa Satar Ruwuk Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai / Leonarda Indra Suryati
Abstrak
ABSTRAK Suryati L.I. 2021. Analisis Kehidupan Ekonomi Dan Pendidikan Pengrajin Tenun Di Desa Satar Ruwuk Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Pembimbing Dr. Hari Wahyono M.Pd. Kata Kunci kehidupan ekonomi dan pendidikan Ekonomi adalah ilmu tentang kegiatan yang dilakukan manusia setiap hari dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Baik itu kegiatan produksi distribusi hingga konsumsi. Kegiatan ekonomi yang dilakukan dengan baik akan meningkatkan kehidupan ekonomi baik kehidupan ekonomi rumah tangga Negara maupun ekonomi dunia. Untuk meningkatkan kehidupan ekonomi perlu dilakukan beberapa hal yaitu adanya pendidikan yang dapat membantu meningkatkan SDM. Pendidikan itu sendiri merupakan kegiatan yang dilakukan oleh beberapa orang keluarga masyarakat maupun pemerintah dengan adanya kegiatan bimbingan latihan dan pengajaran di sekolah yang akan diterima sepanjang hayat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk 1) mengungkap berapa pendapatan yang diterima oleh pengrajin tenun di Desa Satar Ruwuk. 2) untuk mengetahui bagaimana proses kegiatan ekonomi yang di lakukan oleh pengrajin tenun di Desa Satar Ruwuk. 3) mencari tahu cara pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh pengrajin tenun di Desa Satar Ruwuk. 4) mencari tahu latar belakang pendidikan yang ditempuh oleh pengrajin tenun di Desa Satar Ruwuk. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) pendapatan yang diterima oleh pengrajin tenun di Desa Satar Ruwuk masih rendah. 2) kehidupan ekonomi pengrajin tenun masih sederhana dan mencakup 3 kegiatan ekonomi yaitu melakukan distribusi produk berupa kain songke (kain adat Manggarai) melakukan distribusi melalui tengkulak dan pelangan serta melakukan konsumsi setiap bulan dengan rutin. 3) pengrajin tenun di desa Satar Ruwuk tidak melakukan proses pengelolaan keuangan secara rinci. 4) pendidikan yang ditempuh oleh pengrajin tenun di Desa Satar Ruwuk hanya sampai tingkat SD dan SMP mempelajari tenun dengan latihan dari orang tua. 5) kegiatan penenun belum terorganisir dengan baik Dari hasil penelitian diatas saran yang dapat diberikan yaitu Lembaga desa diharapkan memperhatikan pengrajin tenun dengan melakukan proses pemberdayaan pengrajin tenun di desa Satar Ruwuk dengan melakukan pelatihan melakukan pendampingan serta evaluasi agar tradisi menenun ini dapat juga diwariskan secara turun temurun. Dan juga lebih memperhatikan proses distribusi produk agar dapat terkendali. Pengelolaan keuangan diharapkan dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari jadi diharapkan adanya pendampingan berupa sosialisasi terhadap masyarakat mengenai pengelolaan keuangan.