Skripsi
Kontribusi promosi melalui media sosial terhadap minat peserta mengikuti kursus di lkp se-kabupaten ponorogo / Nindya Seftiana
Abstrak
Lembaga kursus dan pelatihan (LKP) merupakan salah satu satuan pendidikan nonformal yang ditujukan untuk masyarakat agar dapat memperoleh bekal pengetahuan keterampilan sikap maupun kecakapan hidup sehingga mereka dapat mengembangkan dirinya. Seiring berkembang dan semakin banyaknya LKP setiap lembaga berusaha menarik minat masyarakat untuk mengikuti kursus maupun pelatihan. Berbagai strategi pun dilakukan oleh pihak lembaga untuk menarik minat masyarakat salah satunya dengan diadakannya kegiatan promosi. Media sosial bisa digunakan sebagai salah satu alternatif untuk mempromosikan program yang ada di LKP. Ditambah semakin banyaknya pengguna internet di Indonesia dan adanya pandemi Covid-19 ini banyak lembaga yang mulai meningkatkan promosi secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Tingkat minat peserta mengikuti kursus di LKP se-Kabupaten Ponorogo (2) Tingkat promosi melalui media sosial di LKP se-Kabupaten Ponorogo dan (3) Kontribusi promosi melalui media sosial terhadap minat peserta mengikuti kursus di LKP se-Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis data regresi linear sederhana. Populasi dari penelitian ini yakni peserta yang mengikuti kursus di LKP se-Kabupaten Ponorogo tahun 2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 134 responden. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan angket melalui google form yang dibagikan secara daring (dalam jaringan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Minat peserta mengikuti kursus di LKP se-Kabupaten Ponorogo memiliki tingkat minat yang sedang yakni dengan hasil skor sebesar 59% (2) Promosi melalui media sosial yang dilakukan oleh LKP se-Kabupaten Ponorogo memiliki tingkat promosi yang sedang yakni dengan hasil skor sebesar 63 4% (3) Promosi melalui media sosial berkontribusi positif terhadap minat peserta mengikuti kursus di LKP se-Kabupaten Ponorogo dengan kontribusi sebesar 62 5%. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai dari thitung sebesar 14 828 lebih besar dari ttabel 1 978 nilai signifikansi 0 000 lebih kecil dari 0 05 dan nilai koefisien regresi bernilai positif sebesar 0 782. Kontribusi positif ini berarti bahwa semakin tingginya promosi melalui media sosial maka akan berkontribusi terhadap peningkatan minat peserta mengikuti kursus.