Tesis
Implementasi nilai-nilai kearifan lokal sebagai sumber motivasi dan peluang dalam berwirausaha pada masyarakat perantau Bugis-Makassar di Kota Malang / Mardiatul Jannah
Abstrak
Banyak nilai dalam masyarakat Bugis-Makassar yang mampu menumbuhkan banyak hal positif pada kegiatan kewirausahaan nilai tersebut diantaranya siri pacce dan reso temmangingi yang menjadi lambang harga diri dan etos kerja masyarakat Bugis-Makassar. Salah satu bentuk dari implementasi nilai tersebut diantaranya dengan sompe rsquo atau merantau sebagai salah satu alternatif pemenuhan siri rsquo na pacce serta reso temmangingi pada keturunan Bugis-Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Dalam penelitian ini data yang digunakan diperoleh dari angket dokumentasi observasi dan wawancara mendalam hasil dari temuan data dianalisis menggunakan model analisis tahapan simultan yang dimulai dari pendekatan penggalian informasi pendalaman pencocokan pemaknaan dan presentasi (6P). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Nilai kearifan lokal siri rsquo na pacce dan reso temmangingi yang dimiliki perantau dalam implementasinya melahirkan kebutuhan akan pencapaian (N-Ach) sebagai upaya menjunjung tinggi nilai yang ada dalam perspektif kewirausahaan adanya N-Ach yang tinggi akan berkorelasi positif terhadap munculnya motivasi yang secara langsung akan mendorong setiap individu untuk menemukan peluang berwirausaha (2) Nilai-nilai kearifan lokal serta karakter wirausaha yang tertanam dalam diri perantau Bugis-Makassar bersumber dari hasil pewarisan yang dilakukan oleh orangtua namun hal berbeda terjadi pada perantau yang melakukan pernikahan beda etnis mereka cenderung tidak memaksakan sang anak untuk mewarisi nilai budaya mereka sehingga proses pewarisan nilai dilakukan lebih longgar begitupun dengan karakter wirausaha dimana para perantau selaku orangtua hanya berperan sebagai modelling bagi anaknya (3) Dalam implementasi nilai kearifan lokal di tanah rantau kerap memperhadapkan perantau pada beberapa tantangan baik dari aspek kehidupan bermasyarakat maupun dalam aspek kegiatan bisnis (4) Implikasi dari motivasi dan peluang berwirausaha telah mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat perantau (5) Dikenal dengan kemampuannya beradaptasi dengan cepat membuat etnis Bugis-Makassar mampu menyesuaikan diri dengan adanya budaya global munculnya globalisasi malah dijadikan sebagai peluang untuk mengembangkan usaha adapun peran nilai kearifan lokal dijadikan sebagai filterisasi nilai agar dampak dari hadirnya globalisasi dapat diminimalisir. Kepada peneliti lain yang konsern terhadap nilai-nilai budaya khususnya Bugis-Makassar diharapkan dapat memperluas pendalaman terkait bagaimana konten yang identik dilakukan terhadap pelaku usaha skala besar apakah pertumbuhan bisnisnya juga dimotivasi oleh nilai-nilai dan budaya.