Skripsi
Pengembangan formulasi boba (bubble pearls) dengan substitusi tepung biji labu kuning sebagai topping minuman tinggi serat dan protein / Maurizka Sabrina Septia
Abstrak
Pada tahun 2013 angka obesitas di Indonesia untuk usia lebih dari 18 tahun sebanyak 14 8% pada tahun 2018 angka obesitas telah mencapai angka 21 8% (Riskesdas 2018). Tingginya angka penderita obesitas di Indonesia disebabkan tingginya konsumsi gula dan rendahnya konsumsi serat harian. Biji Cucurbita moschata atau biji labu kuning memiliki kandungan serat protein dan kadar mineral serta antioksidan yang tinggi. Kandungan yang terdapat dalam 100 gram biji labu kuning yaitu 6 gram serat dan 30 23 gram protein selain itu juga mengandung zink sebesar 7 2 mg/100 asam lemak tak jenuh rangkap dan fitosterol (Nurhasim et al. 2017). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji organoleptik tingkat kesukaan panelis terhadap empat formulasi boba tepung biji labu kuning dengan parameter penilaian yaitu rasa warna tekstur dan aroma. Dalam penelitian dan pengembangan ini model yang digunakan yaitu model prosedural. Penelitian pengembangan ini menggunakan prosedur menurut pendapat (Borg amp Gall 1984) yang selanjutnya dimodifikasi berdasarkan kebutuhan penelitian. Berdasarkan hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa penilaian panelis terlatih terhadap produk boba dengan substitusi tepung biji labu kuning tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap penerimaan panelis pada keseluruhan parameter. Hasil uji organoleptik pada panelis tidak terlatih terhadap produk boba dengan substitusi tepung biji labu kuning tanpa ditambah minuman pendamping susu menunjukkan adanya perbedaan secara signifikan pada parameter warna dan tekstur sedangkan pada parameter aroma dan rasa tidak ada perbedaan secara signifikan terhadap penerimaan panelis. Kemudian hasil dari penilaian panelis tidak terlatih terhadap boba dengan substitusi tepung biji labu kuning ditambahkan minuman pendamping susu yaitu terdapat perbedaan yang signifikan pada parameter warna dan tekstur serta tidak terdapat perbedaan secara signifikan pada parameter aroma dan rasa.