Skripsi
Analisis suseptibilitas magnetik dan logam berat pada daun terpolusi di penambangan minyak bumi Wonocolo / Dewi Nur Alfiah
Abstrak
Aktivitas penambangan minyak bumi dapat mencemari lingkungan baik di tanah air maupun udara. Asap yang dihasilkan oleh mesin dan penyulingan minyak mentah menjadi sumber polusi udara dan zat pencemar bagi tanaman di sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis suseptibilitas magnetik dan kandungan logam berat Pb Fe Cu dan Zn yang mencemari daun di daerah penambangan minyak bumi Wonocolo Kabupaten Bojonegoro. Sampel daun diambil dari lokasi penelitian untuk diuji suseptibilitas magnetiknya menggunakan sensor MS2B selanjutnya sampel diuji konsentrasi logam beratnya menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil analisis suseptibilitas magnetik menunjukkan nilai rata-rata suseptibiltas magnetik frekuensi rendah () sampel daun terpolusi sebesar 12 93 times 10-8 m3/kg dari rentang 1 39 times 10-8 m3/kg hingga 54 76 times 10-8 m3/kg. Hasil suseptibilitas magnetik tersebut telah mengalami kenaikan dari sampel daun yang tidak terpolusi sebesar 92 2%. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa telah terjadi penambahan unsur logam berat yang berasal dari luar yaitu aktivitas penambangan minyak bumi. Diperoleh hasil uji AAS konsentrasi logam Pb (0 1377 ppm) Fe (71 019 ppm) Cu (163 8820 ppm) dan Zn (1 0865 ppm). Konsentrasi logam tersebut mengindikasikan adanya unsur logam yang ditangkap oleh sampel.