Skripsi
Penentuan sebaran aliran air bawah tanah menggunakan metode geolistrik konfigurasi wenner di Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur / Bagus Putra Prayoga
Abstrak
Kekeringan menjadi salah satu masalah di desa Gedangan karena desa Gedangan belum memiliki saluran air PDAM dari kabupaten Malang dalam mengatasi kekeringan desa Gedangan harus memiliki sumber air tanah. Air tanah keberadaanya dapat diidentifikasi dengan metode geolistrik. Metode Geolistrik merupakan suatu metode geofisika yang digunakan untuk mengetahui susunan litologi kedalaman lapisan batuan. Prinsip kerja metode geolistrik berdasarkan nilai resistivitas batuan dengan mengalirkan arus DC (direct current). Penelitian ini betujuan untuk menentukan sebaran aliranair bawah tanah dengan metode geolistrik konfigurasi Wenner di Desa Gedangan Kecamatan Gedangan KabupatenMalang Jawa Timur. Pengambilan data geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner menggunakan 4 lintasan masingmasing 150 m dengan pengolahan menggunakan Software Res2Dinv dan RockWoks16 untuk memperoleh penampang 2D dan 3D. Hasil penelitian menunjukan bahwa litologi bawah permukaan didominasi oleh batuan pasir lempungan napal pasiran dan batu pasir tufa air tanah mengalir ketimur dan selatan karena ketinggian daerah penelitian mengalami kemiringan kearah timur dan selatan. Nilai resistivitas rentang 1 25-31 9 m diduga sebaran zona aquifer berada pada lintasan pertama dengan titik koordinat 112 deg 39 rsquo 30.64 rsquo rsquo BT dan 8 deg 17 rsquo 50.68 rsquo rsquo LS dan disarankan untuk lokasi pembuatan sumur bor