Tesis
Pengaruh personality, self-efficacy, dan subjective norm terhadap entrepreneurial intention yang dimoderasi improvisation pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang / Desi Anggrianto
Abstrak
Sarjana dan mahasiswa dipercaya mampu menjadi wirausahawan terdidik dan membuka lapangan pekerjaan sebagai upaya mengatasi pengangguran. Di Indonesia pengangguran intelektual termasuk lulusan sarjana mengalami peningkatan akibat tenaga kerja yang tersedia lebih besar dibandingkan dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia. Tujuan penelitian adalah untuk menyelidiki intensi berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang sebagaimana diyakini bahwa intensi berwirausaha adalah paling dekat dengan tindakan berwirausaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif sehingga dapat mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh antar variabel. Dalam penelitian ini populasi adalah mahasiswa aktif semester tujuh yang menempuh pendidikan strata satu angkatan tahun 2017 Fakultas Ekonomi di Universitas Negeri Malang. Terdapat empat jenis variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tiga predictor variable yang terdiri dari personality self-efficacy dan subjective norm satu moderator variable yaitu improvisation satu control variable yaitu social demographic dan satu criterion variable yaitu entrepreneurial intention. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner dengan skala likert mulai satu (sangat tidak setuju) hingga lima (sangat setuju). Uji validitas instrumen menggunakan Corrected Item Correlation gt 0 344 dengan signifikansi 5% dan uji reliabilitas instrumen menggunakan nilai alpha cronbach ( alpha ) gt 0 7. Teknik analisis dilakukan dengan teknik analisis hierarchical regression yang terdiri dari sepuluh model. Uji asumsi klasik juga dilakukan sebelum analisis hierarchical regression mencakup uji normalitas uji multikolinieritas uji autokorelasi dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan self-efficacy dan improvisation memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap entrepreneurial intention sedangkan personality dan subjective norm tidak berpengaruh terhadap entrepreneurial intention. Hubungan interaksi self-efficacy dan improvisation mampu memperkuat pengaruh self-efficacy terhadap entrepreneurial intention. Hasil penelitian juga menemukan bahwa social demographic berupa gender memiliki pengaruh positif terhadap entrepreneurial intention yang menunjukkan bahwa entrepreneurial intention mahasiswa laki-laki lebih tinggi dibandingkan mahasiswa perempuan sedangkan prior experience dan family exposure to business tidak menunjukkan pengaruh.