Skripsi
Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kejadian keputihan pada mahasiswi fakultas ilmu keolahragaan angkatan 2019 Universitas Negeri Malang / Shabrina Yuamita Ilmassalma
Abstrak
Remaja merupakan masa dimana seseorang mulai mengalami perubahan fisik yang tidak sedikit memicu timbulnya beberapa masalah kesehatan khususnya masalah kesehatan reproduksi. Masalah kesehatan remaja yang cukup sering terjadi adalah terjadinya keputihan (leukorhhea/fluor albus) pada remaja wanita. Berdasarkan data dan sumber penelitian terdahulu hampir semua wanita di dunia pernah mengalami keputihan. Bahkan di Indonesia sebanyak 75% wanita mengalami keputihan lebih dari satu kali. Hal tersebut terjadi akibat beberapa faktor antara lain pengaruh hormon pengetahuan sikap dan higiene perorangan (personal hygiene). Sebagian wanita pada usia remaja mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi antara lain di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang. Kegiatan remaja wanita yang selanjutnya disebut mahasiswi di FIK berbeda dengan mahasiswi di luar FIK mengingat perkuliahan yang dilakukan identik dengan jadwal yang padat dan terdiri dari kuliah teori dan praktik. Hal ini memungkinkan mahasiswi FIK tidak memiliki waktu yang cukup untuk merawat diri khususnya kebersihan. Oleh karena itu peneliti mengangkat penelitian yang berjudul Hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap kejadian keputihan pada mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan Angkatan 2019 Universitas Negeri Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap pada sasaran. Jenis penelitian adalah kuantitatif korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel diambil menggunakan teknik Proportionate stratified random sampling dimana seluruh populasi diambil acak dengan menentukan jumlah sampel sesuai pengkategorian dan didapatkan sebesar 134 mahasiswi. Data didapatkan menggunakan kuesioner dan diisi secara online lalu dilanjutkan analisis data menggunakan uji Spearman. Hasil analisis antara pengetahuan dan sikap dengan kejadian keputihan masing-masing didapatkan nilai signifikansi atau p value sebesar 0 520 dan 0 651 dimana hasil tersebut p value gt 0 05 yang artinya tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian keputihan dan sikap dengan kejadian keputihan pada sasaran atau sampel terpilih.