Tesis
Analisis survivalitas keluarga buruh tani padi ditinjau dari perilaku produktif, pengelolaan keuangan, perilaku konsumsi dan pendidikan ekonomi keluarga di Desa Selokgondang Kabupaten Lumajang / Lukman Zaenal Arifin
Abstrak
RINGKASAN Arifin Lukman Z. 2021. Analisis Survivalitas Keluarga Buruh Tani Padi Ditinjau Dari Perilaku Produktif Pengelolaan Keuangan Perilaku Konsumsi Dan Pendidikan Ekonomi Keluarga Di Desa Selokgondang Kabupaten Lumajang. Tesis Program Studi Magister Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Hari Wahyono M.Pd. (II) Dr. Djoko Dwi Kusumajanto M.Si. Kata Kunci Survivalitas Perilaku Produktif Pengelolaan Keuangan Perilaku Konsumsi Pendidikan Ekonomi Keluarga. Peran sektor agraris terhadap perekonomian nasional begitu besar hal ini dapat dilihat dari kontribusinya baik dalam aspek sumber mata pencaharian maupun pembangunan. Berdasarkan data persentase jumlah penduduk yang bekerja menurut lapangan usaha tahun 2019 terdapat 29 46% penduduk yang bekerja di sektor pertanian. Angka tersebut terbesar dibanding sektor-sektor lainnya. Begitu juga dengan kontribusi sektor pertanian pada PDB yang sebesar 12 81%. Angka tersebut hanya diungguli oleh sektor industri dan perdagangan. Besarnya peran sektor pertanian terhadap perekonomian tersebut hendaknya dapat mendorong pemerintah sebagai subjek pembangunan utama memberikan perhatian yang lebih serius terhadap pembangunan sektor pertanian salah satunya pada kesejahteraan Buruh Tani. Namun pada kenyataannya hingga kini kesejahteraan Buruh Tani masih rendah salah satunya yang dialami oleh masyarakat Buruh Tani Padi di Desa Selok Gondang Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang. Upah yang diperoleh oleh Buruh Tani desa selokgondang jauh di bawah UMK selain itu sistem kerjanya yang musiman dan kondisional. Dengan keterbatasan tersebut Buruh Tani dalam mempetahankan keberlangsungan hidup keluarganya membutuhkan kiat-kiat tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menggali survivalitas keluarga Buruh Tani Padi Selokgondang di tengah keterbatasan ekonominya yang dilihat dari empat aspek yaitu perilaku produktif pengelolaan keuangan perilaku konsumsi dan pendidikan ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan induktif dan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur dan observasi non partisipatif. Sedangkan dalam menganalisis data penelitian ini mengunakan empat tahapan yaitu pengumpulan data reduksi data penyajian data dan kesimpulan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) dalam perilaku produktif masyarakat Buruh Tani Padi Selokgondang melakukan pekerjaan lain yaitu ada yang sebagai petani penggarap petani penggaduh petani penggarap sekaligus petani penggaduh buruh bangunan dan ada juga yang sebagai buruh serabutan. selain itu untuk menunjang keberlangsungan hidup keluarga Buruh Tani juga di bantu oleh tenaga istri dan aktif memanfaatkan hasil alam. 2) dalam pengelolaan keuangan keluarga Buruh Tani mengalokasikannya dengan begitu hemat dan memiliki sikap antisipatif amp konsisten dalam menabung sebagian penghasilannya agar bisa memenuhi kebutuhan di masa mendatang. Selain itu Buruh Tani juga sangat berhati-hati dalam mengelola hutangnya mereka menggunakan jasa keuangan informal untuk menghindari beban seperti bunga dan jasa keuangannya dan sebagian dari mereka menggantungkan keuangannya pada pihak tersebut hanya untuk kebutuhan dasar bukan konsumtif. 3) dalam perilaku konsumsi sebagian besar buruh tani desa selokgondang tidak terpengaruh budaya konsumsi ikut-ikutan yang terjadi dalam msyarakat atau perilaku pembelian tetangga/kerabat hanya untuk menjaga kehormatan atau konformitas. Keluarga Buruh Tani selalu mengutamakan musyawarah dalam mengonsumsi suatu produk barang agar tercapainya efisiensi dan efektifitas pembelian dan juga memprioritaskan pembeliannya pada produk barang yang bermutu rendah atau murah dalam hal ini mereka tidak mengutamakan selera ataupun atribut-atribut sebagai daya tarik produk. 4) dalam pendidikan ekonomi sebagai orang tua Buruh Tani sangat intensif dan memperhatikan aspek pendidikan ekonomi yaitu pengelolaan keuangan perilaku rasional konsumsi anak dan perilaku produktif. Mereka sadar bahwa pendidikan ekonomi pada anak akan membentuk perilaku anak yang tidak menggantungkan keuangannya pada orang tua secara berlebihan meringankan tanggung jawab orang tua dan membentuk perilaku mandiri anak. Hasil penelitian ini memberikan sejumlah saran yaitu 1) Diharapkan Buruh Tani Padi untuk lebih meningkatkan perilaku produktifnya khususnya dalam aspek pekerjaan tambahan agar dapat meningkatkan ketahanan hidup keluarganya. Selain itu diharapkan juga bagi sebagian keluaga buruh tani padi untuk tidak terpengaruh perilaku konsumsi orang lain untuk menjaga stabilitas pemenuhan kebutuhan dasar keluarga 2) Bagi pemerintah desa diharapkan untuk membuat program pemberdayaan masyarakat kecil khususnya kaum Buruh Tani Padi dan bagi kementerian pertanian (Kementan) diharapkan untuk lebih memperhatikan kesejahteraannya dan 3) Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam pengembangan wawasan survivalitas khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan perilaku konsumsi dan pendidikan ekonomi karena hal tersebut dapat menunjang keberlangsungan hidup keluarga Buruh Tani Padi di tengah keterbasan ekonominya.