Tesis
Amobilisasi enzim selulase pada matriks silika sekam padi dengan metode entrapment / Antonius Dionovta Riloanka P. Molo
Abstrak
Silika merupakan material berpori yang dapat ditemukan dalam abu sekam padi pemanfaatan abu sekam padi yang belum maksimal menjadikannya sebagai limbah.Salah satu manfaat silika adalah sebagai matriks dalam proses amobilisasi sehingga abu sekam padi dapat digunakan sebagai sumber silika. Pada penelitian ini silika yang berasal dari abu sekam padi digunakan sebagai matriks untuk amobilisasi enzim selulase Trichoderma viride produk emerck dengan metode entrapment atau penjebakkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui (1) kondisi optimum untuk proses amobilisasi enxzim selulase dengan metode entrapment (2) pengaruh suhu dan pH terhadap aktivitas enzim selulase yang teramobilisasi oleh silika (3) efektifitas enzim selulase yang teramobil silika dengan metode entrapment melalui penggunaan berulang. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu amobilisasi enzim selulase melalui metode entrapment uji aktivitas dan kadar protein enzim amobil optimasi pH (6 6 5 7 7 5 amp 8) dan suhu (400C 450C 500C 550C dan 600C) dari enzim amobil uji efektifitas amobilisasi enzim. Terbentuknya enzim selulase amobil diamati membandingkan aktivitas enzim bebas dengan enzim amobil dalam silika. Aktivitas enzim sebanding dengan jumlah gula pereduksi yang dihasilkan yang diuji dengan metode Somogy-Nelson kadar protein didapat dari selisih protein bebas dan protein yang tidak teramobil yang dikur dengan metode Lowry. Hasil dari amobilisasi enzim dengan metode entrapment menunjukkan optimasi pada metode ketiga memberikan hasil yang baik dengan aktivitasnya sebanyak 38 48% dibandingkan dengan enzim bebas dan kadar proteinnya 0 42 mg/mL dalam enzim amobil.pH optimum untuk enzim amobil adalah 7 dengan suhu optimumnya adalah 550C. Hasil dari uji efektifitas amobilisasi enzim selulase dilihat dari tiga kali penggunaan berulang dengan kadar glukosa glukosa 16 33 ppm. Silika dari abu sekam padi sangat berpotensi untuk proses amobilisasi enzim selulase dengan proses entrapment karena menggunakan metode dan bahan yang sederhana mampu mengifisienkan penggunakan enzim selulase.