Skripsi
Pijat kendiku: antara kearifan lokal dan kekecewaan terhadap pengobatan medis / Agustin Putri Wulansari
Abstrak
Era modernisasi saat ini telah memasuki setiap lini kehidupan manusia termasuk dunia medis. Namun tidak semua orang bisa berobat meski sudah disediakan fasilitas pelayanan kesehatan oleh pemerintah. Sejalan dengan hal tersebut pengobatan alternatif tradisional seperti pijat masih sangat populer di kalangan masyarakat untuk menyembuhkan penyakit. Penulis mencoba mengemukakan alasan mengapa masyarakat lebih memilih pengobatan tradisional daripada pengobatan medis. Penelitian ini menggunakan metode etnografi kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan observasi. Hasil penelitian menjadi dokumentasi ciri-ciri budaya di bidang kesehatan yang masih berkembang di masyarakat. Sebagai teknik analisis penulis menggunakan perspektif antropologi kesehatan James C. Young untuk menjelaskan data yang ditemukan. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data reduksi data dan penyajian data dalam bentuk deskripsi. Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih memilih pijat sebagai metode penyembuhan karena berbagai alasan utama termasuk harga yang lebih terjangkau ketidaksiapan menghadapi risiko perawatan medis kekecewaan dengan perawatan medis yang tidak membuahkan hasil dan kepercayaan pada penyakit personalistik.