Skripsi
Pengembangan modul digital dengan mengaplikasikan prinsip redundansi pada mata kuliah pengembangan bahan belajar / Binti Lutfiyah Nuraini
Abstrak
Modul digital adalah modul yang di desain secara digitalize berisikan informasi yang dapat berwujud teks gambar audio maupun video. Tujuan dari pengembangan adalah untuk menghasilkan sebuah produk media pembelajaran berupa modul digital yang telah melalui proses uji kelayakan dan uji coba sehingga layak digunakan dalam pembelajaran mata kuliah Pengembangan Bahan Belajar Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang. Penelitian dilakukan menggunakan model pengembangan Lee dan Own (2004) yang terdiri dari lima tahap yaitu analisis desain pengembangan implementasi dan evaluasi. Subjek penelitian pengembangan modul digital adalah mahasiswa jurusan Teknologi Pendidikan yang sudah menyelesaikan mata kuliah pengembangan bahan belajar. Jenis data yang digunakan adalah kuantitatif (angket ahli materi ahli media dan responden) dan kualitatif (saran ahli materi ahli media dan responden). Modul digital diuji kelayakannya oleh ahli materi ahli media dan 30 mahasiswa untuk uji coba lapangan. Berdasarkan hasil angket ahli materi diperoleh total persentase 95% dengan rata- rata 3 8 dan hasil angket ahli media diperoleh total persentase 97% dengan rata-rata 3 7. Hal ini menunjukkan bahwa modul digital bahan belajar layak digunakan sebagai media pembelajaran. Sedangkan uji coba responden diperoleh total persentase 89% dengan rata-rata 3 4. Berdasarkan hasil pemilihan format materi pembelajaran antara audio video dan teks diperoleh 93 3% mahasiswa memilih materi berformat video 23 3% memilih audio dan 33 3% memilih teks. Sehingga dapat disimpulkan media modul digital dengan mengaplikasikan prinsip redundansi layak digunakan dalam proses pembelajaran dan juga dapat mengakomodasi gaya belajar audio visual dan audio visual. Hasil uji coba kelayakan menunjukkan media modul digital dengan mengaplikasikan prinsip redundansi pada mata kuliah pengembangan bahan belajar berhasil diterapkan dan memiliki nilai kelayakan serta aspek kemenarikan dan kemudahan.