UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Manajemen pembelajaran stad (student teams achievement division) pada masa new normal di TK YKK 1 Bangkalan / Ita Wulan Sari

Sari, Ita Wulan - Nama Orang;

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran STAD pada kegiatan belajar dari rumah (BDR) dan kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di masa new normal. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan literatuur bagi para pendidik Taman kanak-kanak dan orangtua/wali peserta didik khususnya untuk mengetahui manajemen pembelajaran STAD baik pada saat perencanaan pelaksanaan dan evaluasi pada masa new normal. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara mendalam dan dokumentasi. Adapun aktivitas dalam analisis meliputi reduksi data (data reduction) penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan serta verifikasi (conclusion drawing and verification). Uji keabsahan data dalam penelitian kualitatif meliputi beberapa uji Kredibility Uji Tranferability Uji Dependability Uji Konfirmability. Hasil penelitian pada TK YKK 1 Bangkalan pada kegiatan belajar dari rumah (BDR) dan pembelajaran tatap muka (PTMT) pada masa new normal menggunakan manajemen pembelajaran STAD dengan menggunakan kurikulum darurat yang merupakan penyederhanaan dari kurikulum KTSP. Perencanaan yang dibuat dituangkan ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) kemudian dimodifikasi dengan kondisi di satuan pendidikan penyesuaian KI/KD dengan usia peserta didik penyesuaian waktu belajar serta penyesuaian dalam pengkondisian kelas. Perencanaan pembelajaran di TK YKK 1 Bangkalan dilakukan pada awal semester Perencanaan diawali dengan menetukan indikator pemetaan indikator menghitung minggu efektif dan dituangkan dalam program tahunan program semester dan rencana pembelajaran mingguan serta membuat jadwal belajar dari rumah (BDR) dan pembelajaran tatap muka terbatas setiap 1 minggu sekali. Pada kegiatan belajar dari rumah (BDR) pendidik terlebih dahulu mempersiapkan diri dengan mengikuti seminar diklat webinar. Pada tahap perencanaan pendidik berkolaborasi dengan orang tua untuk mempersiapkan ketersediaan sarana baik saat disekolah dan pada saat dirumah. Pelaksanaan belajar dari rumah (BDR) mengikuti langkah-langkah yang sudah tertera dalam jadwal pembelajaran. Seperti pada kegiatan pembuka inti dan kegiatan penutup menggunakan pembelajaran STAD. Dalam evaluasi kegiatan belajar dirumah orangtua mengamati proses peserta didik belajar dirumah kemudian melaporkan kepada pendidik melalui grup whatsApp maupun saat diskusi tentang perkembangan peserta didik. Faktor pendukung belajar dari rumah yakni kemampuan pendidik dalam membuat bahan ajar dan serta kemampuan komunikasi pendidik dengan orang tua. Faktor penghambat yakni kemampuan pendidik dalam membuat membuat vidio yang menarik masih belum optimal. Dan beberapa wali dari peserta didik belum optimal dalam membimbing anak belajar dari rumah. Pada kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) perencanaan yang harus dipersiapkan yakni koordinasi bersama tim pendidik membuat kebijakan dan SOP terkait pembelajaran tatap muka membuat slogan-slogan terkait protokol kesehatan membuat tanda-tanda untuk jaga jarak menyiapkan hal-hal yang sesuai dengan peraturan yang berlaku dari satgas covid dan dinas pedidikan pembagian kelompok kecil sesuai dengan peraturan yang berlaku penataan dan pengelolaan kelas sosialisasi kepada orangtua anak didik terkait perizinan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran terkait SOP pembelajaran tatap muka saat kegiatan pembuka inti dan penutup. Pelaksanaan pembelajaran pada pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Sebelum pembelajaran pendidik dan peserta didik melakukan kebiasan-kebiasaan baru. Pada kegiatan pembuka dengan SOP pembuka (30 menit) kegiatan inti dengan model pembelajaran STAD (30 menit) Kegiatan penutup dengan SOP penutup. Pada tahap evaluasi dilakukan secara rutin yaitu 1 minggu sekali hal yang dievaluasi yakni perkembangan peserta didik saat melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas faktor penghambat saat pembelajaran yaitu pada masalah waktu. Pengurangan durasi pembelajaran membuat tidak optimalnya pembelajaran yang dilakukan. Faktor pendukung yakni lengkapnya sarana dan prasarana yang disediakan oleh lembaga lingkungan yang bersih aman dan nyaman media yang cukup lengkap berupa bahan ajar dalam worksheet yang dapat memotivasi anak untuk lebih aktif belajar keterlibatan aktif orang tua serta motivasi belajar yang dimiliki anak berkembang dengan baik.


Informasi Detail
DDC
Rt 372.218076 SAR m
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 2021.
Deskripsi Fisik
xvii, 154 hlm. ; Ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04991/KI/22
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. PENDIDIKAN ANAK USIA DINI - MODEL PEMBELAJARAN STAD
2. EARLY CHILDHOOD EDUCATION - STAD LEARNING MODEL

Pembimbing
1. Imron Arifin; 2. Pramono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik