Skripsi
Hubungan aktivitas fisik dan lingkar perut dengan kejadian hipertensi pada perempuan obesitas di Malang Raya / Irfan Al Haqiqi
Abstrak
RINGKASAN Al Haqiqi Irfan. 2021. Hubungan Aktivitas Fisik Dan Lingkar Perut Dengan Kejadian Hipertensi Pada Perempuan Obesitas Di Malang Raya. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) dr. Rias Gesang Kinanti M.Kes. (II) Olivia Andiana S.Or. M.Kes. Kata Kunci Aktivitas Fisik Lingkar Perut Hipertensi Hipertensi adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup berbahaya di seluruh dunia yang dikarenakan pada penyakit hipertensi ini merupakan faktor risiko utama yang mengarah kepada penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung stroke dan penyakit ginjal yang dapat menyebabkan kematian. Tekanan darah tinggi biasanya berkembang seiring waktu. Hal itu terjadi disebabkan gaya hidup yang tidak sehat kurangnya aktivitas fisik dan kondisi kesehatan tertentu seperti obesitas juga dapat meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anatara aktivitas fisik dan lingkar perut dengan kejadian hipertensi pada perempuan di Malang Raya. Hal ini di tinjau dari tingkat aktivitas fisik dan lingkar perut dan diharapkan dapat memberikan wawasan pada perempuan obesitas di Malang Raya tentang faktor-faktor yang menyebabkan hipertensi yang tidak boleh disepelekan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Metode penarikan sampel yang dilakukan yaitu probability sampling tipe simple random sampling. Subyek yang digunakan yaitu lansia perempuan di Malang Raya yang berusia di atas 50 tahun dan memiliki lingkar perut diatas 80 cm. Penelitian ini dilakukan di Malang Raya yang dibagi 3 daerah yaitu Kabupaten Malang Kota Malang dan Kota Batu. Sampel penelitian berjumlah 100 responden. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan instrument penelitian berupa tensimeter pitar ukur (metline) informed consent kuisioner GPAQ alat tulis dan reward untuk responden. Analisis data dilakukan dengan uji statistic rank spearman yang diolah dalam software IBM SPSS Statistics. Berdasarkan hasil uji statistic rank spearman diketahui terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi (p value 0 020) dengan arah hubungan bersifat tidak searah (koefisien korelasi -0 232). Semakin tinggi aktivitas fisik maka semakin rendah derajat hipertensi pada responden. Terdapat juga hubungan antara lingkar perut dengan kejadian hipertensi (p value 0 002) dengan arah hubungan bersifat berlawanan (koefisien korelasi 0 302). Semakin besar lingkar perut maka semakin tinggi derajat hipertensi pada responden.